- Menunggu Rumah Aman: Warga Waringinsari Bertahan di Antara Reruntuhan dan Janji Relokasi
- BAZNAS Cianjur Apresiasi Penyaluran Beasiswa Rp22 Miliar untuk Mahasiswa Palestina
- Disdikpora Cianjur Percepat Perbaikan 2.334 Ruang Kelas SD dalam 2 Tahun
- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
- Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi
- Presiden Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat Kesiapan Hadapi Kemarau dan El Nino
- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
- Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi
Wakil Bupati Ramzi: Cianjur Miliki Kerentanan Tinggi Terhadap Bencana Alam

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Cianjur, Jawa Barat, Ramzi.
Pinusnews.id - Wakil Bupati Cianjur, Ramzi, mengungkapkan bahwa wilayah Kabupaten Cianjur ini memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana alam.
Kondisi geografis yang berada di jalur sesar aktif seperti Sesar Rajamandala dan Sesar Cimandiri, serta topografi berbukit membuat ancaman gempa, longsor, dan pergerakan tanah tak bisa dihindari.
“Ini memang konsekuensi kita. Secara geografis, Cianjur berada di jalur seperti itu. Ditambah kondisi berbukit yang meningkatkan risiko longsor,” ujarnya, pada Rabu 17 September 2025.
Baca Lainnya :
- Giat Natur 2021, Polsek Warungkondang Dirikan Tiga Pos Pengamanan
- Peduli Sosial, Komunikasi di Cianjur Bagikan Masker dan Bersihkan Taman Kota
- Jelang Nataru, Ribuan Miras Bermerek Diamankan, Langsung Dimusnahkan
- Kurangi Beban Petani Dimasa Pandemi Covid-19, Fraksi Partai Gerindra Serahkan Bantuan Benih
- Inna lillahi, Empat Kadis Positif Covid-19, Satu Orang Meninggal Dunia
Ramzi juga berpendapat, pemerintah daerah tidak bisa sepenuhnya mencegah terjadinya bencana. Namun, upaya untuk meminimalkan dampak kerugian jiwa maupun harta benda dapat dilakukan melalui langkah-langkah mitigasi yang konsisten.
“Mitigasi terus dilakukan. Kepala desa dan camat harus bergerak optimal,” imbuhnya.
Kemudian Ramzi menekankan pentingnya kewaspadaan bersama, baik dari pemerintah maupun warga, agar risiko bencana bisa ditekan sedini mungkin.
“Kami selalu berdoa, mudah-mudahan Cianjur dijauhkan dari bencana besar. Tapi kesiapsiagaan tetap harus jadi prioritas,” pungkasnya. (tim dens).











