- Mengenali Sawah Tadah Hujan Agrabinta: DTPHP Cianjur Hadapi Halodo dengan Langkah Tepat
- Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi Komunikasi Publik melalui FGD di Bogor
- Santri Cianjur Tunjukkan Kepedulian: Dari Pesantren untuk Kemanusiaan
- Cianjur Kota Santri yang Kharismatik
- Wajah Baru SD Negeri Tugu Sari: Semangat Baru untuk Pendidikan Cianjur
- Sinergi untuk Cianjur Tangguh: BAZNAS Cianjur Beri 100 Paket Sembako untuk BALAKAR
- Jabatan Bukan Hak Istimewa: Cianjur Perkuat Integritas ASN Bersama KPK
- Pemkab Cianjur Perkuat Komitmen Anti-Korupsi Melalui Kode Etik dan TPP
- Kejari Cianjur Perkuat Integritas Pengelola Madrasah melalui Pencerahan Hukum
- DTPHP Cianjur Perkuat Kesiapan Koperasi Merah Putih Lewat Sinergi Pertanian
Upaya Atasi Beras Mahal, Diskuperindagin Cianjur Gelar Pasar Murah

Keterangan Gambar : Diskuperindagin menggelar pasar murah di berbagai lokasi di Cianjur.
Pinusnews.id - Salah satu upaya untuk menahan laju kenaikan harga kebutuhan pokok yang terjadi Pemkab Cianjur, Diskuperindagin gencar menggelar gerakan pasar murah di berbagai bagai lokasi.
Pasalnya sejauh ini upaya itu cukup efektif menahan laju harga, terutama komoditas beras, yang sampai sekarang kondisinya masih tinggi.
Kepala Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian (Diskuperdagin) Kabupaten Cianjur Komarudin mengatakan, kegiatan gerakan pangan murah merupakan salah satu upaya menstabilkan harga dan pasokan kebutuhan masyarakat. Terutama harga komoditas beras yang trennya cenderung naik sejak memasuki kemarau.
Baca Lainnya :
- Cuaca Ekstrem: Pahami Bagaimana Upaya Mitigasinya
- Menkes Dorong Upaya Promotif Preventif untuk Menyehatkan Masyarakat
- Oknum ASN Pemkab Cianjur yang di OTT Terancam 4 Tahun Penjara
- Rakor Kepala Daerah, Bey Machmudin Apresiasi Kerja Kolekif Bupati dan Wali Kota
- Tahap I Ditutup, 200.601 Jemaah Lunasi Biaya Haji 1445 H/2024 M
"Harga beras sekarang ini masih belum turun, ada dikisaran Rp16 ribu untuk jenis premium dan Rp15 ribu untuk jenis medium. Harga beras masih stagnan. Belum ada perubahan. Mungkin ini dampak dilakukannya pasar murah," kata Komarudin, Minggu (25/2/2024).
Komarudin menyebutkan, selain gencar ada pasar murah, juga ada penyaluran bantuan pangan cadangan beras pemerintah kepada keluarga penerima manfaat. Dampaknya, permintaan kebutuhan beras menjadi berkurang, sehingga efeknya bisa menahan laju harga.
"Karena permintaan turun, maka harga pun tidak kembali naik. Memang harga belum berangsur normal, tapi setidaknya sekarang tidak cenderung naik," beber Komarudin. (tim).











