- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
Tim Seleksi BAZNAS Cianjur Tuntaskan Tahap Awal, 17 Calon Melaju ke Wawancara

Keterangan Gambar : Sekretaris Tim Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Cianjur, Selamet Riyadi dan nama-nama peserta yang dinyatakan pada tahap awal lulus Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Cianjur.
Pinusnews.id - Tahapan seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur periode 2026–2031 kembali menunjukkan keseriusan proses penjaringan pemimpin lembaga zakat yang kredibel dan berintegritas. Dari 23 calon yang mengikuti tahap awal, Tim Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Cianjur berhasil menuntaskan proses penilaian dan menetapkan 17 nama yang dinyatakan lolos ke tahap berikutnya. Hasil ini menjadi bukti bahwa tim seleksi bekerja secara cermat, terukur, dan mengedepankan kualitas calon pimpinan.
Tahap pertama seleksi yang digelar pada Sabtu, 9 Mei 2026, di lingkungan Pemda Cianjur itu diikuti seluruh peserta melalui tes tertulis dan penulisan makalah. Materi yang diujikan pun tidak disusun sembarangan, melainkan mencakup tiga pilar utama pengetahuan dasar, yakni regulasi, fikih zakat, dan wawasan kebangsaan. Dengan rancangan seperti ini, tim seleksi tampak berupaya memastikan bahwa calon pimpinan BAZNAS tidak hanya memahami aspek keagamaan, tetapi juga memiliki kapasitas administratif serta pemahaman kebangsaan yang memadai.
Kehadiran tiga pilar pengetahuan tersebut menegaskan arah seleksi yang berkualitas dan visioner. Di tengah tuntutan tata kelola zakat yang semakin profesional, calon pimpinan BAZNAS dituntut mampu menjawab kebutuhan umat sekaligus mematuhi aturan yang berlaku. Dalam konteks ini, Tim Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Cianjur menunjukkan kinerja yang baik karena mampu menyusun tahapan seleksi yang relevan, objektif, dan menyentuh kompetensi inti yang dibutuhkan oleh lembaga amil zakat.
Baca Lainnya :
- Pesantren Roboh, Belasan Santri Tertimpa Bangunan
- Mobil Angkutan Umum Tertimpa Pohon, 2 Sopir Dilarikan ke Rumah SakitÂ
- Babak Baru, Usai Pencuri Motor Babak Belur Dihajar Warga, satu Pelaku Kabur
- Bupati Herman Suherman : Cianjur Harus Steril dari Covid-19
- Dipancing dengan Perempuan, Tertangkaplah Komplotan Pencuri Domba
Sekretaris Tim Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Cianjur, Selamet Riyadi, menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara bertahap dan akan berlanjut ke tahap wawancara. Ia menjelaskan bahwa dari 23 peserta yang mengikuti tes kemarin, hanya 17 orang yang berhak melaju ke seleksi berikutnya. “Tes kemarin itu diikuti 23 calon, tapi setelah diseleksi hasilnya 17 calon yang berhak mengikuti tahapan berikutnya yakni tes wawancara,” ujar Selamet Riyadi di Pemda Cianjur, Selasa, 12 Mei 2026.
Tahap wawancara yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 18 Mei 2026, di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur, akan menjadi momen penting untuk menggali lebih jauh kapasitas, komitmen, dan visi para calon pimpinan. Pada tahap ini, tim seleksi kembali memegang peran penting sebagai penjaga kualitas proses. Bukan hanya menyaring berdasarkan nilai administratif dan akademik, tetapi juga memastikan para kandidat memiliki integritas, kepemimpinan, dan pemahaman mendalam tentang pengelolaan zakat yang amanah.
Selain bekerja serius dalam aspek substansi seleksi, tim seleksi juga menunjukkan ketertiban dalam aspek teknis pelaksanaan. Para peserta diwajibkan mengenakan kemeja putih tangan panjang, bawahan hitam, dan sepatu hitam, serta membawa KTP dan hadir 30 menit sebelum ujian dimulai. Detail ini mencerminkan bahwa proses seleksi dijalankan dengan disiplin dan rapi, sesuatu yang turut mencerminkan profesionalisme tim seleksi dalam mengelola tahapan penting ini.
Dengan lolosnya 17 peserta ke tahap wawancara, Tim Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Cianjur telah memperlihatkan kinerja yang solid dalam memastikan seleksi berjalan transparan, terukur, dan berorientasi pada kualitas. Di saat yang sama, masyarakat dapat berharap bahwa proses ini akan melahirkan figur-figur terbaik yang mampu membawa BAZNAS Cianjur menjadi lembaga zakat yang semakin dipercaya, responsif, dan berdampak luas bagi umat. (dens).











