Tim Seleksi BAZNAS Cianjur Tegas dan Terukur: Dari 17 Calon Menuju 5 Nama Akhir

19 Mei 2026, 08:17:21 WIB Cianjur
Tim Seleksi BAZNAS Cianjur Tegas dan Terukur: Dari 17 Calon Menuju 5 Nama Akhir

Keterangan Gambar : Sekretaris Tim Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Cianjur Periode 2026-2031, Selamet Riyadi.


Pinusnews.id - Tim Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Cianjur Periode 2026–2031 menutup satu tahapan penting proses regenerasi kepemimpinan lembaga amil zakat di daerah tersebut. Pada Senin, 18 Mei 2026, tim menggelar tes wawancara terhadap 17 calon calon pimpinan di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Cianjur. Pelaksanaan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga selesai, mencerminkan disiplin waktu dan persiapan teknis yang matang oleh panitia.

Proses wawancara yang dipimpin tim seleksi dirancang untuk menggali dua aspek utama: tata kelola kinerja BAZNAS dan wawasan kebangsaan. Pendekatan ini dipilih agar calon tidak hanya memahami mekanisme pengelolaan zakat secara administratif, tetapi juga menempatkan peran BAZNAS dalam kerangka nasional dan kebhinekaan. Pendalaman tema tersebut menunjukkan arah seleksi yang mengutamakan kapabilitas teknis sekaligus integritas kebangsaan.

Kinerja Tim Seleksi juga tampak dari kelancaran administrasi dan pengumuman yang terencana. Sekretaris tim, Selamet Riyadi, menyatakan bahwa pelaksanaan wawancara berjalan lancar hingga selesai. "Alhamdulillah, tes wawancara kepada 17 calon berjalan lancar sampai selesai. Nanti, pada hari Kamis, 21 Mei 2026, hasil tes wawancara ini akan diumumkan ke publik," ujarnya usai kegiatan wawancara.

Baca Lainnya :

Keputusan tim seleksi tidak berhenti pada pengukuran kinerja saat wawancara. Selamet menjelaskan mekanisme lanjutannya dari 17 peserta, tim akan meringkas hasil menjadi 10 nama yang kemudian disampaikan kepada Bupati Cianjur. Tahapan ini menunjukkan bahwa penilaian dilakukan secara bertahap dan berjenjang, memberi ruang verifikasi internal sebelum memasuki proses pemeriksaan eksternal.

Setelah diserahkan kepada Bupati, berkas dan rekomendasi itu akan dibawa ke tingkat pusat untuk verifikasi faktual oleh kementerian terkait di Jakarta. Langkah verifikasi ini menambah lapisan akuntabilitas dalam proses seleksi, memastikan bahwa calon yang diajukan memenuhi syarat formal dan substantif untuk memimpin lembaga amil zakat di tingkat kabupaten.

Rangkaian proses akhirnya akan mengerucut dari 10 menjadi 5 calon yang diajukan untuk keputusan akhir. Menurut Selamet, tahap verifikasi dan penyaringan berkala ini bertujuan memastikan bahwa kandidat terpilih benar-benar layak memikul amanah. "Setelah verifikasi faktual di Kementerian lalu disampaikan lagi kepada Bapak Bupati Cianjur, dan dari 10 calon jadi 5 orang calon, siapa nanti yang bakal terpilih menjadi pimpinan BAZNAS Kabupaten Cianjur Periode 2026-2031," ungkapnya.

Selamet juga menegaskan harapan tim seleksi terhadap kualitas kepemimpinan yang akan datang. Ia meminta agar siapa pun yang terpilih nanti mampu bekerja profesional, amanah, dan efektif dalam memberdayakan dana umat. "Kami berharap kepada calon pimpinan BAZNAS Cianjur yang nanti terpilih harus profesional, amanah, dan lebih baik lagi dalam memberdayakan dana umat," katanya, menegaskan prioritas tim terhadap kinerja nyata dan manfaat sosial.

Melihat keseluruhan proses, kinerja Tim Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Cianjur Periode 2026–2031 patut diapresiasi karena mereka mengelola seleksi secara sistematis, transparan, dan berjenjang. Langkah-langkah yang diambil mulai penajaman materi wawancara hingga koordinasi dengan pemerintah daerah dan kementerian menegaskan komitmen untuk memilih pemimpin BAZNAS yang kompeten dan dipercaya masyarakat. (dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment