- DPRD Cianjur Gelar Rapat Paripurna: Jawaban Eksekutif atas Pandangan Umum Fraksi
- Hilman Saukani: BAZNAS dan Dekopinda Merajut Sinergi Zakat yang Menggerakkan Umat
- Ruhli Solehudin: Sekolah Rakyat Cianjur Masih Pending, Lahan 10 Hektare Jadi Kendala Utama
- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
Surat Terbuka untuk Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur
Tentang Pelaksanaan Pergantian Kepala Sekolah Tidak Sejalan dengan Prinsip Regulasi dan Etika Publik
4.jpg)
Keterangan Gambar : Torik Imanurdin.
Pinusnews.id - Kepada Yth.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga
Kabupaten Cianjur
Baca Lainnya :
- Awas Copet di Angkot Cianjur Makin Menggila
- Giat Operasi Yustisi di Kawasan Wisata Cibodas, Cianjur
- Cianjur Tingkatkan Disiplin Prokes
- Giat Natur 2021, Polsek Warungkondang Dirikan Tiga Pos Pengamanan
- Peduli Sosial, Komunikasi di Cianjur Bagikan Masker dan Bersihkan Taman Kota
di Tempat
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Dengan penuh rasa hormat dan kepedulian terhadap masa depan pendidikan di Kabupaten Cianjur, saya menulis surat terbuka ini sebagai bentuk keprihatinan sekaligus seruan moral atas pelaksanaan pergantian kepala sekolah yang belakangan ini menimbulkan kegelisahan di tengah masyarakat pendidikan.
Dalih pelaksanaan Permendikbudristek Nomor 40 Tahun 2021 tentang Penugasan Kepala Sekolah dijadikan landasan untuk melakukan mutasi dan pengangkatan kepala sekolah baru. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa proses ini tidak sepenuhnya taat asas. Surat resmi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Dirjen GTK dan Pendidikan Guru Nomor 0864/B/HK07.00/2025 secara jelas menghimbau penangguhan mutasi guru dan kepala sekolah. Mengapa surat ini diabaikan?
Lebih memprihatinkan lagi, terdapat praktik pengangkatan Pelaksana Tugas (PLT) kepala sekolah dari luar sekolah, padahal guru internal yang memahami kultur dan kebutuhan sekolah tersedia. Bahkan, ada kepala sekolah yang merangkap PLT di lebih dari satu sekolah. Ini bukan hanya mencerminkan ketidaksiapan Dinas dalam menyiapkan kepala sekolah definitif, tetapi juga menimbulkan kesan bahwa proses ini dipaksakan tanpa perencanaan matang.
Apakah ini sekadar kelalaian administratif, atau ada motif ekonomi dan kepentingan lain yang tersembunyi? Ketika pendidikan dijalankan dengan pendekatan birokratis yang tidak transparan, publik berhak curiga. Jangan sampai pendidikan menjadi korban dari manuver kekuasaan dan transaksi jabatan.
Saya mengingatkan, dengan penuh hormat, agar Dinas Pendidikan tidak mengulangi kesalahan yang pernah mencelakakan pimpinan daerah sebelumnya. Pendidikan adalah amanah, bukan ladang eksperimen. Jangan biarkan generasi masa depan tumbuh dalam sistem yang rapuh akibat kebijakan yang tergesa dan tidak berpihak pada mutu.
Saya, sebagai warga yang peduli terhadap pendidikan, menuntut:
1. Peninjauan ulang seluruh proses mutasi dan pengangkatan kepala sekolah yang tidak sesuai dengan surat penangguhan dari kementerian.
2. Transparansi dalam penunjukan PLT dan kepala sekolah definitif, dengan mengutamakan potensi internal sekolah.
3. Evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan Dinas dalam menjalankan regulasi, agar tidak terkesan dipaksakan atau bermuatan kepentingan.
4. Komitmen untuk menjadikan pendidikan sebagai ruang etis, bukan sekadar administratif.
Demikian surat terbuka ini saya sampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian terhadap masa depan pendidikan di Kabupaten Cianjur. Semoga menjadi bahan refleksi dan perbaikan bersama.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Cianjur, 27 September 2025
Hormat saya,
Torik Imanurdin, M.Pd.
Pemerhati Pendidikan dan Kebijakan Publik











