- Disdikpora Cianjur Wujudkan Pendidikan Unggul Lewat Pelantikan 241 Kepala Sekolah Profesional
- Blankspot Seluler di Cianjur Selatan: Medan Sulit Hambat Akses Informasi Warga
- Bupati Cianjur Teladani Budaya Bersih: Kesadaran Bersama untuk Lingkungan Sehat dan Produktif
- Bupati Wahyu Lantik Ratusan Kepala Sekolah dan Pejabat Struktural di Lingkungan Pemkab Cianjur
- Kontroversi Gaji PPPK Paruh Waktu Cianjur: Antara Rumor WhatsApp dan Janji Tambahan
- Solidaritas Zakat BAZNAS Cianjur: Bangkit dari Longsor Campakawarna
- Sinergi Diskominfo Cianjur dan Kompas TV: Langkah Maju Publikasi Potensi Daerah
- Ancaman Banjir Sungai Cidamar: Tanggul Rapuh, Ribuan Jiwa Terancam
- Transformasi Sampah, Kinerja DLH Cianjur Menuju Energi Hijau Berkelanjutan
- Ketahanan Pangan Cianjur Jelang Ramadan 2026: Surplus Strategis dan Strategi Cerdas Dinas Pangan
Solidaritas Zakat BAZNAS Cianjur: Bangkit dari Longsor Campakawarna

Keterangan Gambar : Foto istimewa.
Pinusnews.id - Musibah alam datang tiba-tiba, menguji ketangguhan masyarakat Desa Campakawarna, Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Hujan lebat disertai angin kencang memicu tanah longsor dahsyat pada awal Februari 2026, merobek rumah-rumah warga, merusak sarana ibadah, dan lumpuhkan fasilitas pendidikan. Untungnya, tak ada korban jiwa yang direnggut, tapi luka material dan trauma tetap menganga lebar, menuntut respons cepat dari berbagai pihak.
Di tengah keputusasaan itu, BAZNAS Kabupaten Cianjur muncul sebagai pahlawan kemanusiaan yang sigap. Dipimpin Ketua H. Tata, lembaga amal ini tak hanya berjanji, tapi langsung bergerak. Pasca-bencana, BAZNAS bersama Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, menyerahkan santunan langsung kepada warga terdampak. Kinerja ini menunjukkan komitmen BAZNAS sebagai penyalur zakat terpercaya yang tak pernah absen di saat krisis.
Kinerja luar biasa BAZNAS Cianjur tak lepas dari perhatian konstan mereka terhadap setiap kejadian bencana alam atau musibah serupa. Selalu siaga, jajaran BAZNAS memantau situasi secara real-time, mengoordinasikan dana zakat dari muzakki, dan mendistribusikannya dengan tepat sasaran. Di Campakawarna, santunan itu bukan sekadar bantuan finansial, melainkan jembatan harapan untuk pemulihan rumah, masjid, dan sekolah yang hancur.
Baca Lainnya :
- Polisi Cianjur Tangkap Pembunuh Pegawai Koperasi
- Kunjungan Kerja Danrem 061– Suryakencana ke Cianjur
- Komisi D DPRD Cianjur Pertanyakan Rencana Pembangunan BLK TKI
- Penemuan Mayat Pria Gegerkan Warga Ciranjang.
- Cianjur Dapat Penghargaan Harmony Award 2020 dari Kementrian Agama RI.
Ketua BAZNAS Kabupaten Cianjur, H. Tata, tak hanya memimpin aksi, tapi juga menyuntikkan semangat spiritual. Dalam penyerahan bantuan, ia mengajak semua pihak berdoa bagi saudara-saudara yang terdampak.
"Mari kita doakan agar diberikan kekuatan, kesabaran, dan kemudahan dalam proses pemulihan. Semoga Allah SWT. mengganti musibah ini dengan kebaikan dan keberkahan," tutur H. Tata.
Kolaborasi erat dengan pemerintah daerah, seperti kehadiran Bupati Mohammad Wahyu Ferdian, makin memaksimalkan dampak bantuan BAZNAS.l Cianjur. Ini bukti sinergi yang solid, di mana zakat menjadi instrumen utama untuk mempercepat rekonstruksi. BAZNAS Cianjur telah membuktikan bahwa dana umat bisa bertransformasi menjadi solusi konkret, mengurangi penderitaan ribuan jiwa tanpa birokrasi rumit.
Prestasi ini mencerminkan dedikasi BAZNAS Kabupaten Cianjur yang konsisten sepanjang tahun. Dari longsor hingga banjir, lembaga ini selalu menjadi yang terdepan, menyalurkan miliaran rupiah zakat untuk kesejahteraan. Di Campakawarna, kinerja mereka bukan akhir, melainkan awal dari program lanjutan seperti rehabilitasi infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi warga.
BAZNAS Cianjur tak hanya menyalurkan zakat, tapi juga menabur harapan di tengah musibah. Dengan semangat gotong royong dan ridha Ilahi, Cianjur bangkit lebih kuat, siap menghadapi badai berikutnya berkat tangan dingin BAZNAS Cianjur. (dens).










