- Peletakan Batu Pertama Pembangunan Sekolah Khusus SLB Bina Asih Cianjur Resmi Dimulai
- Jejak Sejarah Istana Cipanas: Istura Kembali Mengundang Rakyat
- Program Orang Tua Asuh Kepala Sekolah: Langkah Inspiratif Bupati Cianjur untuk Pendidikan Merata
- KDM Ajak Pihak Terkait Dukung Kemudahan Pembayaran Pajak Kendaraan
- Presiden RI: Rp31,3 Triliun Uang Negara Diselamatkan, Bisa untuk Perbaikan Sekolah dan Rumah Rakyat
- Inovasi TKA Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Mengukur dan Meningkatkan Kualitas Belajar Siswa
- BAZNAS Cianjur: Sinergi Zakat untuk Rutilahu, Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem di Cianjur
- KDM Tandatangani Kesepakatan Bersama tentang Penanganan Sampah Menjadi Energi Listrik
- Zmart BAZNAS Cianjur: Mengukir Kemandirian Ekonomi Mustahik Melalui Warung Shara Yuliana
- Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama
Sinergi Lintas Sektor: Langkah Cianjur Wujudkan Pelayanan Publik Prima.

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, bersama para pihak terkait hadir dalam kegiatan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Cianjur, 18 Februari 2026.
Pinusnews.id - Pada Rabu, 18 Februari 2026, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian hadir dalam kegiatan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Cianjur. Acara ini bukan sekadar formalitas, melainkan tonggak awal transformasi birokrasi lokal menuju sistem yang lebih terintegrasi.
Penandatanganan MoU melibatkan beberapa instansi kunci seperti Polres Cianjur, Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat, BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi, serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur, yang semuanya bekerja sama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cianjur. Kerja sama ini dirancang untuk menyatukan layanan publik di satu titik akses, mengurangi kerumitan birokrasi yang sering menyulitkan masyarakat.
Tujuan utama inisiatif ini adalah memperkuat integrasi layanan yang terpusat, efektif, dan efisien. Masyarakat kini dapat mengurus berbagai perizinan dan administrasi—mulai dari izin lingkungan hingga layanan kesehatan dan pendapatan daerah—tanpa harus bolak-balik antar instansi. Hal ini mencerminkan visi modernisasi pemerintahan daerah Cianjur di era digital, di mana kemudahan akses menjadi prioritas utama.
Baca Lainnya :
- BPNT di Desa Sukamulya, Dikelola BUMDes Secara Mandiri
- 8 Kades Ontrog Kantor Camat Warungkondang, Ada Apa?
- Naringgul Cianjur Dilanda Banjir
- Polisi Cianjur Tangkap Pembunuh Pegawai Koperasi
- Kunjungan Kerja Danrem 061– Suryakencana ke Cianjur
Dalam sambutannya, Bupati Mohammad Wahyu Ferdian menekankan nilai kolaborasi lintas sektor. "Melalui kerja sama ini, diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan efektivitas pelayanan di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Cianjur, mempercepat proses perizinan serta layanan administrasi lainnya," ujarnya dengan penuh keyakinan.
Pernyataan Bupati Cianjur tersebut menggarisbawahi bahwa sinergi bukan hanya soal tanda tangan, tapi komitmen nyata untuk reformasi birokrasi, merevolusi secara nyata kesenjangan untuk kemudahan interaksi terhadap kepentingan bersama.
Sinergi antar instansi ini juga menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Cianjur dalam menghadirkan pelayanan yang prima, mudah, dan terpercaya. Di tengah tantangan birokrasi tradisional yang lambat, langkah ini berpotensi menjadi model bagi daerah lain di Jawa Barat, mendorong efisiensi dan kepuasan masyarakat secara keseluruhan.
Selain itu, MoU ini juga membuka babak baru bagi Cianjur, di mana pelayanan publik bukan lagi beban, melainkan jembatan menuju kesejahteraan. Dengan dukungan bupati dan mitra strategis, harapan akan pemerintahan yang responsif semakin terang, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam kemajuan bersama. (dens).











