- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
- Bupati Wahyu: Koperasi Pilar Utama Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Cianjur
- Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) Siap Dibangun di Jawa Barat Mulai Juni 2026
- Tanggung Jawab PT DMGP dalam Mengembangkan Energi Panas Bumi di Cipanas, Cianjur
- Rembug Warga: Langkah Nyata Bupati Cianjur Hadirkan Pembangunan Berbasis Aspirasi Masyarakat
- Zakat Bersama: Membangun Cianjur Kuat dari Soliditas Umat Bersama BAZNAS
- Satgas Yonif 300/Brajawijaya Amankan Senjata Logistik Kelompok Bersenjata di Nduga
Siapa Abang Ipay yang Disebut-sebut Bakal Jadi Sekda Pengganti Cecep Alamsyah
.jpg)
Keterangan Gambar : Cecep Alamsyah (berpeci hitam) dan Ahmad Rifa
Pinusnews.id - Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cianjur, Ahmad Rifa'i Azhari, atau akrab disapa Abang Ipay, disebut-sebut bakal menjadi Penjabat (PJ) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur, menyusul MPP (Masa Persiapan Pensiun) Sekda Cecep S Alamsyah, terhitung mulai 1 September 2025. Namun sebelumnya tersiar kabar bahwa Cecep Alamsyah, mengundurkan diri karena sesuatu hal berbau politis.
Tapi kabar itu disanggah keras oleh Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Cianjur, Akos Koswara, mengatakan bahwa beliau (Cecep Alamsyah) mengambil MPP.
"MPP bukan mengundurkan diri. Beliau mengambil MPP tanggal 1 September 2025. Jadi masih ada hak-hak yang melekat sesuai aturan yang berlaku. Status MPP itu tidak sama dengan mengundurkan diri. MPP merupakan hak setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) maksimal setahun sebelum pensiun," kata Akos Koswara kepada kuli tinta alias awak media, pada Kamis 28 Agustus 2025.
Baca Lainnya :
- Kurangi Beban Petani Dimasa Pandemi Covid-19, Fraksi Partai Gerindra Serahkan Bantuan Benih
- Inna lillahi, Empat Kadis Positif Covid-19, Satu Orang Meninggal Dunia
- Akibat Cuaca Buruk Nelayan Jayanti Gagal Cari Ikan, Kini Tanam Jagung
- Pemdes Tanjungsari Sukaluyu Bagikan BLT
- Peranan PT. Bukit Naga Mas Kembangkan UMKM di Cianjur
Selain itu Akos Koswara mengungkapkan, setelah beliau (Cecep Alamsyah) mengambil MPP, maka untuk menjaga kelancaran roda pemerintahan, Pemkab Cianjur akan segera menunjuk Penjabat (PJ) Sekda Cianjur.
"Penjabat itu memiliki kewenangan yang sama sebagaimana diatur dalam Peraturan Ptesiden," imbuh Akos Koswara.
Sementara, Isu Abang Ipay sebagai pengganti Cecep mencuat dalam lingkungan Pemkab Cianjur, bahkan sampai ke "pintu-pintu" para pejabat teras lainnya di lingkup Kabupaten Cianjur.
Memang, Abang Ipay dikenal cukup luas sebagai salah satu pejabat yang telah beberapa kali menjadi Kepala Dinas. Misalnya tahun 2017 jadi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, tahun 2021 Kepala Dinas Peternakan, Kesehatan Hewan dan Perikanan, tahun 2023 sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, tahun 2024 Kepala Arsip dan Perpustakaan, dan tahun 2025 Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu hingga sekarang.
Pria kelahiran tahun 1968 dan besar di Bandung ini keluaran Universitas Pasundan Bandung meraih S-1 bidang Administrasi Negara serta S-2 Ilmu Pemerintahan.
Sebelumnya, hingar-bingarnya isu pengganti PJ Sekda Cianjur tertuju bukan hanya mengarah ke satu orang dari eselon 2, namun beberapa nama mencuat kepermukaan khalayak ramai seperti Arief, Komar, Dicki, Tedi, Budi, Danial, dan akhirnya mengerucut kepada satu nama Ahmad Rifa'i Azhari yang akrab dipanggil Abang Ipay. (dens).











