- Dalam Rangka HUT RI Ke-81, Polres Cianjur dan Insan Pers Perkuat Sinergi lewat Mancing Bersama
- TMMD Ke-129 di Mekarmukti: Cor Jalan, Bangun Rutilahu, dan Pasang Pipanisasi untuk Hidup Lebih Baik
- Perhutani KPH Cianjur Sambut Mahasiswa UNB: Praktik Lapang Jadi Jembatan Antara Teori dan Realitas
- Cianjur Jadi Tuan Rumah Sekolah Nasional Terintegrasi: Bukti Kinerja Disdikpora yang Proaktif
- Kementerian HAM Ajak Pelajar Jabar Jadi Pelopor Nilai Kemanusiaan
- Presiden Prabowo: Swasembada Pangan Perkuat Ketahanan Bangsa
- Perhutani KPH Cianjur Perkuat Keamanan Hutan lewat Sinergi Lapangan dengan Bhabinkamtibmas
- Cianjur Gandeng BBPVP Bandung Perkuat Pelatihan Vokasi untuk Redam Pengangguran
- Isfhan Taufik Munggaran: Relawan Kebajikan Pancasila Kembalikan Nilai ke Kehidupan
- Menunggu Rumah Aman: Warga Waringinsari Bertahan di Antara Reruntuhan dan Janji Relokasi
Setelah Kebakaran Para Pedagang Pasar Bomero Cianjur Belum Direlokasi ke Tempat yang Baru

Keterangan Gambar : Kebakaran di pasar Bojongmeron, Cianjur.
Pinusnews.id - Pasca kebakaran beberapa waktu lalu. Pemkab Cianjur belum memastikan tempat relokasi untuk para pedagang Pasar Bojongmeron, Kelurahan Solokpandan, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur.
Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, pihaknya masih memikirkan terkait relokasi para pedagang Pasar Bojongmeron di Kampung Bojong Meron, RT 03/RW 04, Kelurahan Solokpandan, Kecamatan Cianjur.
"Nanti kita akan pikirkan itu," singkat Bupati Cianjur, Senin, 9 September 2024.
Baca Lainnya :
- Hanya Impian, Cianjur Selatan Belum Dianggap Prioritas CDOB
- Dua Dermawan Dubai Beri Bantuan Sumur Bor ke Masjid di Cianjur
- Pupuk Subsidi Langka, Petani di Cidaun Cianjur Menjerit
- Lagi, Pol PP Cianjur Razia Miras, Hasilnya Mengejutkan!
- Antisipasi Penyebaran Covid-19, Polsek Campaka Cianjur Semprotkan Disinfektan di Titik Rawan
Sebelumnya, sebanyak delapan los di Pasar Bojongmeron (Bomero), Kelurahan Solokpandan, Kecamatan Cianjur, hangus terbakar, Sabtu 7 September 2024, sekitar pukul 18.15 WIB. Kebakaran diduga akibat adanya kelalaian pemilik kios.
Ketua RT 03, Arianto Setiawan, mengatakan, jumlah kios yang terbakar ada sebanyak delapan kios di Jalan Ciciwiarsih.
"Kejadiannya sekitar jam 18.15, sesudah magrib, kelihatan ada api pas saya lagi di belakang," katanya.
Dia mengungkapkan, yang terbakar kios-kios kecil, dengan total delapan kios diantaranya kios perabotan, daging ayam, dan sparepart sepeda.
"Penyebabnya mungkin karena kelalaian penghuni, karena kalau jaringan listrik tidak ada. Kemungkinan penghuni kios," ungkapnya.
Sementara itu, Kasi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Damkar Kabupaten Cianjur, Nandi mengatakan, pada Sabtu 7 September 2024, sekira pukul 18.00 WIB, di Jalan Cici Wiarsih RT 01 dan RT 03/RW 04, Kelurahan Solokpandan, telah terjadi kebakaran empat unit rumah, dua unit rumah kosong dan 2 unit rumah ada pemiliknya dan sembilan unit kios dagang.
"Menurut saksi bahwa sumber api muncul dari atap rumah kosong milik Ceu Piyah yang sudah lebih dari 5 tahun tidak ditempati, kemudian api merambat ke depan yang berisikan kios loak sepeda dan onderdil motor," ungkapnya. (tim).


.jpg)
.jpg)
.jpg)






