- Bupati Cianjur Minta Maaf Atas Gangguan Distribusi Air Bersih Akibat Banjir di Ciranjang
- Pendidikan Vokasi di Jabar Direvitalisasi Agar Sesuai Kebutuhan Industri
- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
Bupati Cianjur Minta Maaf Atas Gangguan Distribusi Air Bersih Akibat Banjir di Ciranjang

Keterangan Gambar : Pihak Perumdam Cianjur-Ciranjang saat bertindak cepat memperbaiki gangguan distribusi air bersih.
Pinusnews.id - Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian secara pribadi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terganggunya distribusi air bersih di wilayah Ciranjang.
Belum lama ini, melalui unggahan di akun Instagram resminya @dr.mohammadwahyu, ia menekankan komitmen pemerintah daerah untuk segera mengatasi masalah ini. Gangguan tersebut disebabkan oleh banjir yang memengaruhi intake air, tetapi respons cepat dari tim Perumdam Tirta Mukti Cianjur menjadi sorotan utama dalam penanganan.
"Moham maaf atas gangguan yang terjadi dan kami memberikan informasi terkait pekerjaan dan Penanganan gangguan distribusi air bersih akibat intake yang terdampak banjir terus dilakukan oleh petugas di lapangan," tulis Bupati dalam unggahannya.
Baca Lainnya :
- Babak Baru, Usai Pencuri Motor Babak Belur Dihajar Warga, satu Pelaku Kabur
- Bupati Herman Suherman : Cianjur Harus Steril dari Covid-19
- Dipancing dengan Perempuan, Tertangkaplah Komplotan Pencuri Domba
- Sekolah Buka Pada Masa Pandemi Covid-19, Bisa Kena Sanksi Berat
- Ini Kata Kades Sukasari, Polemik Video Viral Pengakuan KPM Dana BLT DD
Pernyataan Bupati tersebut tidak hanya menunjukkan empati, tapi juga apresiasi terhadap kerja lapangan petugas Perumdam yang tak kenal lelah.
Petugas Perumdam Tirta Mukti Cianjur, khususnya dari cabang Ciranjang, langsung bergerak cepat untuk menangani dampak banjir yang merendam titik pengambilan air dan pompa operasional. Seorang teknisi cabang Ciranjang mengungkapkan permohonan maafnya sambil menjelaskan situasi darurat tersebut.
"Saya selaku teknisi cabang Ciranjang memohon permohonan maaf para pelangga wilayah Ciranjang karena pasokan air terhambat," ucapnya, menunjukkan rasa tanggung jawab yang tinggi.
Kondisi banjir yang ekstrem membuat operasional pompa air lumpuh total, karena titik tempat pengambilan air terendam air sungai pasang berikut pompanya juga. Meski demikian, Perumdam tidak menunggu lama, mereka segera mengambil langkah inovatif untuk memulihkan layanan.
"Sebagai bentuk layanan kami telah mengakifkan kembali sumur intek yang lain agar pasokan air berjalan semestinya," lanjut teknisi itu. Langkah ini membuktikan kesiapan dan kecepatan tanggap Perumdam Tirta Mukti Cianjur dalam menghadapi bencana alam, memastikan air bersih tetap mengalir ke masyarakat Ciranjang tanpa penundaan berlebih.
"Upaya ini dilakukan guna mempercepat pemulihan layanan serta memastikan kebutuhan air masyarakat dapat segera terpenuhi," tambah Bupati, yang secara implisit memuji dedikasi tim Perumdam Cianjur.
Kinerja mereka dari Perumdam ini tidak hanya meminimalkan dampak gangguan, tapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan air bersih di Cianjur. (dens).










