Seleksi Ketat Pimpinan Baznas Cianjur 2026-2031: Transparansi demi Pengelolaan Zakat yang Akuntabel

07 Mei 2026, 12:01:41 WIB Cianjur
Seleksi Ketat Pimpinan Baznas Cianjur 2026-2031: Transparansi demi Pengelolaan Zakat yang Akuntabel

Keterangan Gambar : Foto istimewa.


Pinusnews.id - Proses penetapan pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cianjur untuk periode 2026–2031 terus bergulir secara dinamis. Pada Rabu, 6 Mei 2026, tahapan verifikasi dokumen administrasi calon pimpinan telah selesai dilaksanakan, menandai kemajuan signifikan setelah pendaftaran dibuka sejak 13 April 2026. Langkah ini menjadi bagian krusial dalam memastikan kepemimpinan lembaga amal ini sesuai peraturan yang berlaku, seperti Undang-Undang Pengelolaan Zakat, demi menjaga kepercayaan masyarakat.

Verifikasi dilakukan oleh tim seleksi pada 5 Mei 2026, dengan fokus pada kelengkapan dokumen persyaratan administrasi. Hasilnya, sejumlah calon dinyatakan lulus dan berhak melanjutkan ke tahap berikutnya. Proses ini mencerminkan komitmen transparansi, di mana setiap calon dievaluasi secara adil untuk menghindari praktik nepotisme atau intervensi yang melanggar regulasi nasional Baznas.

Daftar calon lulus administrasi cukup panjang, mencakup tokoh-tokoh berlatar belakang pendidikan dan keagamaan yang kuat. Di antaranya K.H. Aden Ali Abdullah, M.Pd.I., H. Ahmad Fatoni Rozy, S.Pd.I., Ahmad Solihin, Andi Syarif Hidayatulloh, S.Ag., serta Asep Adang Kurnia, S.Pd.I., M.Pd. Nama-nama lain seperti Ayi Mamduh, Budi Muhammad, S.Pd.I., dan Dadang Heri Sofyan Assaory juga lolos, menunjukkan keragaman latar belakang calon yang potensial memimpin pengelolaan zakat di Cianjur.

Baca Lainnya :

Calon lainnya meliputi Dasep Ahmad Zaini, H. Deny Saeful Rohman, SE, Diny Diana Farida, Elis Rahayu, S.H.I., S.Pd., M.Si., M.Pd., dan lin Solihin, S.T., M.Si. Daftar ini dilengkapi Irvan Iskandar, S.E., Misbah Yedi Mulyadi, Moh. Juaeni, S.Pd., serta H. Muhamad Ichsan, SE. Mereka semua telah memenuhi syarat awal, membuka peluang kompetisi sehat di tahap selanjutnya.

Tak ketinggalan, H. Muhammad Toha, Mustopa Kamal, S.Pd., Saepul Anwar, M.Pd., Siti Nurhalimah, H. Tata, A.Pi., M.M., dan U. Awaludin, S.Ag., M.H. Semua calon ini siap bertarung dalam tes pengetahuan dasar, yang akan digelar pada Sabtu, 9 Mei 2026, pukul 09.00 WIB di ruang rapat PKK, Komplek Pemkab Cianjur. Pengumuman hasil tes dan penulisan makalah dijadwalkan 12 Mei 2026.

Tahap tes ini dirancang ketat untuk mengukur pemahaman calon terhadap konsep zakat, sesuai mandat peraturan Baznas yang menuntut pimpinan memiliki kompetensi fiqih, manajemen, dan etika. Syarat peserta pun spesifik: mengenakan kemeja putih lengan panjang, bawahan hitam, serta sepatu hitam; membawa ponsel Android dengan kuota cukup dan power bank; serta KTP asli.

Peserta diwajibkan hadir 30 menit lebih awal, menyerahkan makalah zakat secara fisik dan unggah soft copy ke laman seleksibaznas.cianjurkab.go.id sebelum tes. Mereka juga harus patuh pada tata tertib tim seleksi. Ketentuan ini tidak hanya memastikan kelancaran acara, tapi juga menjamin proses seleksi obyektif dan akuntabel.

Seleksi pimpinan Baznas Cianjur ini menjadi contoh baik bagi daerah lain, di mana transparansi dan kepatuhan regulasi menjadi kunci utama. Dengan para calon berkualitas, diharapkan pimpinan terpilih mampu optimalisasi pengumpulan dan penyaluran zakat, mengurangi kemiskinan, dan memperkuat ekonomi umat di Cianjur.

Pemantauan ketat dari masyarakat dan pemerintah daerah akan memastikan proses berjalan mulus hingga penetapan akhir. Keberhasilan ini tak hanya soal nama terpilih, melainkan fondasi kuat bagi Baznas Cianjur dalam melayani rakyat selama lima tahun ke depan. (dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment