- Dinas TPHP Cianjur Hadirkan Sekolah Lapang Alsintan dan Traktor untuk Produktivitas Para Petani
- BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabar Alami Musim Kemarau Lebih Kering
- Disiplin Sekolah Cianjur: Visi Tegas Ipan Sopandi dalam Larangan Motor dan HP Siswa
- Sinergi Kampus dan Desa: KKN UIN Bandung Wujudkan Pembangunan Partisipatif di Cianjur
- Metty Triantika: Gentengisasi Peluang Emas Ekonomi Lokal di Tengah Peningkatan Kualitas Hidup
- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan
- Transformasi Digital Cianjur: Pelatihan AI ASN untuk Layanan Publik yang Lebih Baik bagi Masyarakat
Sekda Herman Suryatman Ajak Masyarakat Kembali ke Fitrah, dan Buang Bahasa Atuda Ganti dengan Sanaja

Keterangan Gambar : Foto Istimewa.
Pinusnews.id - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menghaturkan selamat hari raya Idulfitri 1 Syawal 1446 Hijriah kepada seluruh masyarakat Jabar.
Herman berharap ada hikmah besar yang dapat diilhami tiap individu dari pelajaran berpuasa sebulan penuh selama Ramadan.
Hingga memasuki tanggal 1 Syawal, kata Herman, yang kerap disebut hari kemenangan, maka sudah sepatutnya setiap insan kembali ke fitrah.
Baca Lainnya :
- Razia ke Karaoke, Polres Cianjur Amankan Enam Orang Pemakai Narkoba
- Material Longsoran Dibersihkan, Jalur Naringgul Cianjur Bisa Dilintasi
- Polres Cianjur Razia Tempat Hiburan, Tamu dan Pemandu Lagu Kelabakan
- Satpol PP Cianjur Amankan Pengedar Miras dan Obat Faftar GÂ
- Tempat Limbah Mebel di Sukaluyu Musnah Terbakar
Herman menuturkan, salah satu fitrah manusia adalah pemimpin di muka bumi, maka jiwa kepemimpinan harus menggelora pada setiap diri masyarakat Jawa Barat untuk hidup berkemajuan.
"Berpuasa selama satu bulan tidak terasa dan sekarang kita memasuki 1 Syawal 1446 Hijriah," kata Sekda Herman Suryatman usai salat Idulfitri di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Senin (31/3/2025).
"Mudah-mudahan kita semua bisa mengambil hikmah dari Idulfitri ini yang esensinya kita semua harus kembali ke fitrah sebagai _khalifah fil ardl_, sebagai pemimpin di muka bumi ini," tutur Herman.
"Paling tidak kita bisa memimpin diri sendiri, memimpin keluarga untuk memberikan manfaat ke "balarea" (semua orang), 'khoirunnas anfa'uhum linnas" menebar manfaat untuk orang banyak," tambahnya.
Maka Herman mengajak masyarakat Jawa Barat untuk mulai mengesampingkan idiom bahasa Sunda "atuh da" yang secara mentalitas sering dijadikan alasan bagi seseorang untuk tidak maju atau tidak meneruskan usahanya karena keterbatasan yang dimiliki.
Semangat "sanajan" sebuah kata dalam bahasa Sunda yang artinya meskipun harus menjadi pegangan individu Jawa Barat untuk tekun meraih cita-cita.
Misalnya, "sanajan" atau meskipun ada kekurangan seseorang akan tetap berusaha maju demi menggapai cita-cita, bukan "atuh da" karena ada keterbatasan lantas menyurutkan niat seseorang untuk mau berusaha.
"Kalau kita semua punya jiwa kepemimpinan yang baik, insyaallah, tidak akan ada kemiskinan, pengangguran karena kita semuanya diciptakan Allah SWT dengan berbagai kekuatan dan kelebihan. Pertanyaannya mau apa tidak," katanya.
"Di 1 Syawal ini kita "gederkeun" semangat "sanajan", "sanes atuh da". Sehingga walaupun ada keterbatasan bukan alasan kita untuk tidak maju dan kita tidak memberi manfaat kepada yang lain. Itulah esensi kepemimpinan sejati," tandasnya.
"Maka Saya Herman Suryatman bersama keluarga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, "taqabbalallahu minna wa minkum shiyamana wa dhiyamakum, minal aidzin wal faidzin", mohon maaf lahir dan batin," pungkas Herman. (tim-dens).











