- Dari Rumah Tidak Layak Huni Menuju Harapan Baru: BAZNAS Cianjur Hadir untuk Fikri
- Jumat Bersih, Wujud Nyata DTPHP Cianjur Jaga Lingkungan
- Delapan Calon Wakil Kepala SNT Cianjur Masuki Babak Wawancara
- Mengenali Sawah Tadah Hujan Agrabinta: DTPHP Cianjur Hadapi Halodo dengan Langkah Tepat
- Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi Komunikasi Publik melalui FGD di Bogor
- Santri Cianjur Tunjukkan Kepedulian: Dari Pesantren untuk Kemanusiaan
- Cianjur Kota Santri yang Kharismatik
- Wajah Baru SD Negeri Tugu Sari: Semangat Baru untuk Pendidikan Cianjur
- Sinergi untuk Cianjur Tangguh: BAZNAS Cianjur Beri 100 Paket Sembako untuk BALAKAR
- Jabatan Bukan Hak Istimewa: Cianjur Perkuat Integritas ASN Bersama KPK
Santri Hilang Terbawa Arus Sungai Ditemukan Mengambang di Muara

Keterangan Gambar : Warga setempat menemukan santri korban yang terbawa arus sungai.
Pinusnews.id - Hilang selama tiga hari terbawa arus sungai Cibogo, Fauzan (14) santri Ponpes Al-Musri Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban ditemukan oleh warga setempat yang hendak memancing di muara sungai Cisokan, Kampung Cikoronjo, Desa Sindangsari, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Sabtu (16/3/2024) sekitar pukul 08.00 WIB.
Kanit SAR Cianjur M Andika mengatakan, korban ditemukan warga sudah mengambang dipermukaan air dalam kondisi meninggal dunia. Setelah ditemukan jenazah korban langsung dibawa petugas ke Puskesmas Ciranjang lalu di bawa ke pondok pesantren Al-Musri.
Baca Lainnya :
- Jabar Ikuti Seafood Expo Di Boston AS, Berhasil Lakukan Kontrak Senilai 88 Milyar
- Kepala Dinas Kesehatan Dampingi Bupati Cianjur Bagikan Takjil Gratis
- Bupati Cianjur: Tingkatkan Amal Kebaikan Di Bulan Suci Ramadan
- PLN UID Jawa Barat Siagakan 2.657 Personel, Kawal Keandalan Kelistrikan Ramadan 1445 H
- Pemkab Cianjur Siapkan Armada Mudik Gratis Lebaran Tahun 2024
"Setelah tiga hari dilakukan pencarian, korban ditemukan warga dan langsung dijemput oleh petugas lalu di antarkan ke pihak keluarga dan pihak pondok pesantren untuk di mandikan dan di makamkan," ujar Andika saat dihubungi," Sabtu (16/3/2024).
Menurut Andika, korban ditemukan berjarak sekitar enam kilo meter dari lokasi pertama kali korban jatuh terpeleset di Sungai Cibogo, Ciranjang.
"Alhamdulilah, korban sudah ditemukan petugas gabungan dari Basarnas, BPBD, PMI, TNI-Polri dan relawan lainnya balik kanan dan pencarian dihentikan," terangnya.
Sebelumnya, Fauzan (14) santri dari pondok pesantren Al-Musri, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, terbawa arus sungai Cibogo Desa Mekargalih, Ciranjang, Kamis (14/3/2024) sekitar pukul 16.00 (WIB).
Dari keterangan saksi, korban bersama temannya akan menyebrangi sungai tersebut. Namun pada saat akan menyebrangi sungai, korban terpeleset dan jatuh terbawa arus sungai yang pada saat itu tengah deras. (tim).











