- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
- SADA JABAR, Aplikasi Baru Permudah Program Pemprov Jabar Lebih Tepat Sasaran
- 3.500 Beasiswa untuk Masa Depan: Janji Nyata Disdikpora Cianjur demi Pendidikan yang Merata
- Rembug Warga di Cidamar: Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jaga Alam, Dukung Pembangunan
Santri Hilang Terbawa Arus Sungai Ditemukan Mengambang di Muara

Keterangan Gambar : Warga setempat menemukan santri korban yang terbawa arus sungai.
Pinusnews.id - Hilang selama tiga hari terbawa arus sungai Cibogo, Fauzan (14) santri Ponpes Al-Musri Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban ditemukan oleh warga setempat yang hendak memancing di muara sungai Cisokan, Kampung Cikoronjo, Desa Sindangsari, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Sabtu (16/3/2024) sekitar pukul 08.00 WIB.
Kanit SAR Cianjur M Andika mengatakan, korban ditemukan warga sudah mengambang dipermukaan air dalam kondisi meninggal dunia. Setelah ditemukan jenazah korban langsung dibawa petugas ke Puskesmas Ciranjang lalu di bawa ke pondok pesantren Al-Musri.
Baca Lainnya :
- Jabar Ikuti Seafood Expo Di Boston AS, Berhasil Lakukan Kontrak Senilai 88 Milyar
- Kepala Dinas Kesehatan Dampingi Bupati Cianjur Bagikan Takjil Gratis
- Bupati Cianjur: Tingkatkan Amal Kebaikan Di Bulan Suci Ramadan
- PLN UID Jawa Barat Siagakan 2.657 Personel, Kawal Keandalan Kelistrikan Ramadan 1445 H
- Pemkab Cianjur Siapkan Armada Mudik Gratis Lebaran Tahun 2024
"Setelah tiga hari dilakukan pencarian, korban ditemukan warga dan langsung dijemput oleh petugas lalu di antarkan ke pihak keluarga dan pihak pondok pesantren untuk di mandikan dan di makamkan," ujar Andika saat dihubungi," Sabtu (16/3/2024).
Menurut Andika, korban ditemukan berjarak sekitar enam kilo meter dari lokasi pertama kali korban jatuh terpeleset di Sungai Cibogo, Ciranjang.
"Alhamdulilah, korban sudah ditemukan petugas gabungan dari Basarnas, BPBD, PMI, TNI-Polri dan relawan lainnya balik kanan dan pencarian dihentikan," terangnya.
Sebelumnya, Fauzan (14) santri dari pondok pesantren Al-Musri, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, terbawa arus sungai Cibogo Desa Mekargalih, Ciranjang, Kamis (14/3/2024) sekitar pukul 16.00 (WIB).
Dari keterangan saksi, korban bersama temannya akan menyebrangi sungai tersebut. Namun pada saat akan menyebrangi sungai, korban terpeleset dan jatuh terbawa arus sungai yang pada saat itu tengah deras. (tim).











