- Disdikpora Cianjur Percepat Pemenuhan SLF Sekolah demi Izin Operasional
- Dari Keterampilan Menuju Kemandirian: DPW PUTR Cianjur Hadir untuk Perempuan dan Keluarga
- BAZNAS Cianjur Doakan dan Ajak Masyarakat Peduli Korban Banjir Padang
- DPRD Cianjur Percepat Penyempurnaan Perubahan APBD 2026 demi Layanan Publik yang Lebih Baik
- Kabid SMP Ipan Sopandi: Disdikpora Cianjur Wajibkan Bahasa Sunda di Sekolah
- BAZNAS Cianjur Perkuat Kolaborasi dengan DPRD demi Kesejahteraan Warga
- 1.546 Rumah Layak Huni, Harapan Baru Warga Cianjur
- Rekrutmen Planet Ban di Cianjur Dijadwalkan Ulang, Simak Jadwal Terbarunya
- Pelayanan Dekat, Aspirasi Terdengar: Bupati Cianjur Hadir di Rembug Warga Desa Cidadap
- Disnakertrans Cianjur Buka 14 Pelatihan Gratis untuk Siapkan Tenaga Kerja Kompeten
Sadari Banyak Kekurangan, KDM Minta Maaf kepada Masyarakat Jabar Saat Idulfitri

Keterangan Gambar : Foto istimewa.
Pinusnews.id - Idulfitri 2026 menjadi momentum bagi umat Muslim untuk meminta maaf atas kesalahan dan kekurangannya. Begitu juga yang dilakukan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi usai salat Idulfitri di halaman Gedung Sate, Sabtu (21/3/2026).
Ia meminta maaf kepada masyarakat Jawa Barat atas kesalahan dan kekurangannya selama setahun menjabat sebagai gubernur.
Kekurangan itu tampak dari pembangunan infrastruktur yang belum merata hingga sulitnya kehidupan sejumlah warga Jabar.
Baca Lainnya :
- Rapat Forkopimda dan Evaluasi Penanganan Covid-19 di Cianjur
- 97 SD dan 54 SMP di Cianjur Dapat Bantuan 55 Miliar
- Dinkes Cianjur Gelar Simulasi Vaksin Covid-19
- Soal Data KPM, Komisi D Siap Panggil TKSK dan Camat Warungkondang
- Kapolsek Sukaluyu : Pencarian Aji Korban Tenggelam Akan Terjunkan Tim SAR Bandung
Contohnya, masih ada saluran irigasi yang belum terbangun, rumah warga yang rusak, anak-anak belum mendapatkan sekolah, dan kesulit warga berobat karena tidak masuk dalam data BPJS Kesehatan.
Ia juga masih melihat ada warga yang meninggal tetapi keluarga tidak mampu membeli kain kafan. Ada juga siswa yang orangtuanya tak mampu membeli baju dan sepatu sekolah. Bahkan, masih ada warga yang tidak bisa makan karena kehabisan beras.
Masalah lain yang kerap ditemui yakni kecelakaan akibat jalan rusak, warga yang tak mampu membayar biaya melahirkan dan pengobatan rumah sakit hingga meninggal.
Menurut ia, kondisi itu tidak akan terjadi apabila Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat sunguh-sungguh mengelola anggaran pemerintah.
"Saya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga Jabar atas kekeliruan kami dan kami mohon ampun kepada Allah belum memberikan pelayanan terbaik bagi kepentingan masyarakat," ucap KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi.
Ia berjanji akan mengevaluasi dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat Jabar. Realokasi anggaran akan dilakukan agar dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat.
KDM bahkan berjanji untuk mengurangi waktu tidurnya agar bisa semakin maksimal melayani masyarakat.
“Pemimpin tidak bisa tidur ketika masih ada rakyat yang lapar, tidak sekolah, atau kesulitan berobat,” ucapnya.
Menurut ia, pelayanan maksimal sudah seharusnya diterima masyarakat karena patuh membayar pajak.
Pada kesempatan itu, KDM juga berterima kasih kepada masyarakat Jabar yang sudah patuh membayar pajak. Bahkan, pemasukan pajak Jabar selama Ramadan meningkat dibandingkan bulan lain. (tim dens).











