- DPRD Cianjur Gelar Rapat Paripurna: Jawaban Eksekutif atas Pandangan Umum Fraksi
- Hilman Saukani: BAZNAS dan Dekopinda Merajut Sinergi Zakat yang Menggerakkan Umat
- Ruhli Solehudin: Sekolah Rakyat Cianjur Masih Pending, Lahan 10 Hektare Jadi Kendala Utama
- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
RSUD Sayang Cianjur Kirim Bantuan Puluhan Tempat Tidur Bayi ke RSUD Sindangbarang

Keterangan Gambar : Direktur RSUD Sayang Cianjur, Irvan Nur Fauzy.
Pinusnews.id - Bantuan ke RSUD Sindangbarang rupanya tak hanya dari RSUD Pagelaran saja, RSUD Sayang pun tak mau ketinggalan demi membantu Rumah Sakit yang baru di soft launching 31 Juli 2024 lalu itu dapat beroperasi dalam hal pelayanan.
Diketahui, pembangunan RSUD Sindangbarang diharapkan mampu mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Sekaligus juga sebagai bentuk persiapan pemekaran Kabupaten Cianjur Selatan.
Dirut RSUD Sayang Irvan Nur Fauzy, mengatakan, pihaknya membantu RSUD Sindangbarang dengan mengirimkan puluhan tempat tidur bayi beserta peralatan penunjang pelayanan lainnya.
Baca Lainnya :
- HUT TNI ke 75, Ini Dilakukan Forkompimcam Campaka Cianjur
- Kikis Mata Rantai Covid-19, Inilah Kolaborasi Pemda dan KNPI Cianjur
- Lawan Cegah Covid-19, Pemda Cianjur dan Mahasiswa Lakukan Hal Ini
- Pasca Bencana Banjir Longsor di Cianjur, PLN Masih Penanganan Tegangan Listrik
- Lima Desa di Leles Dilanda Banjir, Dihantam Longsor,
"Kami membantu dengan mengirimkan 20 bed tempat tidur bayi, oksigen dan peralatan-peralatan lainnya," kata Irvan, Selasa 13 Agustus 2024.
Sementara itu, mengenai nakes, RSUD Sayang tidak membantu mengirimkan lantaran sudah ditangani oleh RSUD Pagelaran.
"Kalau nakes tidak mengirimkan karena sudah di handel RSUD Sindangbarang," ujarnya.
Dilain pihak, Bupati Cianjur Herman Suherman mengaku, terharu dengan mulai beroperasinya RSUD Sindangbarang. Sebab, selama ini masyarakat sekitar harus berjibaku menempuh perjalanan cukup jauh saat membutuhkan pelayanan kesehatan ke berbagai rumah sakit.
“Selama ini warga dari selatan yang ingin mendapat penanganan medis di rumah sakit harus menempuh perjalanan cukup jauh, terutama di Cianjur kota. Paling dekat paling ke RSUD Pagelaran,” kata Herman. (dens).











