- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
Pisah Sambut Kapolres Cianjur, Ketertiban Umum Harus Semakin Kondusif di Cianjur

Keterangan Gambar : Acara pisah sambut Kapolres Cianjur.
Pinusnews.id - Dalam dinamika pemerintahan daerah, transisi kepemimpinan sering menjadi momen refleksi atas pencapaian masa lalu sekaligus harapan untuk masa depan. Acara pisah sambut Kapolres Cianjur di Ballroom Cordela Suites Cianjur pada Selasa malam, 6 Januari 2026, menjadi saksi atas komitmen tersebut.
Bupati Cianjur, dr. Wahyu, hadir secara langsung untuk mengapresiasi AKBP Rohman Yonky Dilatha, S.I.K., M.H., M.Si., yang mengakhiri jabatannya, serta menyambut AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi, S.H., S.I.K., M.Si., M.M., M.H.I., M.I.P., sebagai penggantinya.
Kehadiran Bupati Wahyu ini bukan sekadar formalitas, melainkan penegasan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian adalah kunci utama menciptakan Cianjur yang aman dan kondusif.
Baca Lainnya :
- Video Conference Koordinasi Daerah Soal Pembelajaran Tatap Muka
- Anggota Dewan Cianjur : Usut Tuntas Oknum Pemungut Dana Covid-19 di Desa Sukasari, Kadupandak
- Cianjur Dapat Penghargaan Program Desa dan Kelurahan Bersih Narkoba
- Di Cianjur Pembelajaran Tatap Muka Diundur, Jarak Jauh Diutamakan
- Tahun 2020 di Cianjur Kriminalitas Turun, Kasus Narkoba MeningkatÂ
Selama masa kepemimpinan AKBP Yonky, Polres Cianjur menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum. Bupati Wahyu menyoroti bagaimana sinergi yang erat dengan Pemerintah Kabupaten Cianjur telah menghasilkan pelayanan optimal bagi masyarakat.
"Dukungan, masukan, dan kolaborasi ini tidak hanya menekan angka kriminalitas, tetapi juga membangun kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. Namun, di tengah kemajuan tersebut, tantangan ketertiban umum di Cianjur masih menuntut perbaikan yang lebih kondusif," tutur Bupati Cianjur.
Ketertiban umum bukan hanya absennya kerusuhan, melainkan lingkungan yang mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial tanpa hambatan. Untuk itu, ketertiban ini harus semakin ditingkatkan melalui pendekatan preventif, seperti patroli intensif di wilayah rawan, peningkatan literasi hukum masyarakat, dan integrasi teknologi pengawasan.
Sinergi yang telah terbukti efektif harus diperkuat dengan program bersama, misalnya pelatihan komunitas keamanan lingkungan atau respons cepat terhadap isu sosial seperti konflik agraria, agar Cianjur tak hanya aman, tapi juga produktif.
Harapan Bupati dr. Wahyu kepada Kapolres baru, AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi, mencerminkan visi bersama: melanjutkan dan memperluas sinergi demi Cianjur yang berorientasi pada pelayanan masyarakat. Kehadiran Wakil Bupati Abdi Ramzi, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, dan tamu undangan lainnya pada acara tersebut memperkuat pesan bahwa ketertiban umum adalah tanggung jawab kolektif.
Dengan demikian, ketertiban umum di Cianjur harus semakin kondusif melalui inovasi seperti pusat data terintegrasi antarinstansi dan kampanye kesadaran publik, memastikan transisi kepemimpinan ini menjadi titik tolak kemajuan berkelanjutan.
Acara pisah sambut ini mengingatkan kita bahwa ketertiban umum yang kondusif adalah pondasi utama pembangunan daerah. Dengan sinergi yang tak terputus, Cianjur berpotensi menjadi model bagi kabupaten lain di Indonesia. (dens).











