- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
Perluasan Program Makan Bergizi Gratis: Harapan Baru bagi Desa Terpencil di Cianjur Selatan

Keterangan Gambar : Para petugas SPPG saat memeriksa dapur MBG yang berada di desa terpencil di Cianjur Selatan.
Pinusnews.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini telah meraih ribuan warga di wilayah selatan Cianjur, menandai langkah maju pemerintah dalam memerangi ketimpangan gizi. Melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Cikadu, Desa Mekarjaya, layanan ini telah menjangkau 2.921 penerima manfaat dari berbagai kalangan, termasuk pelajar, anak-anak, dan masyarakat yang paling membutuhkan asupan gizi seimbang.
Inisiatif ini bukan sekadar bantuan makanan, melainkan strategi holistik untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan sumber daya manusia di daerah pedesaan yang selama ini terpinggirkan.
"Kehadiran SPPG Cikadu Mekarjaya menandai perluasan layanan gizi hingga ke wilayah desa yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses," ungkap Kepala SPPG Cikadu, M. Randi Rukmana, pada Selasa (10/2/2026).
Baca Lainnya :
- Naringgul Cianjur Dilanda Banjir
- Polisi Cianjur Tangkap Pembunuh Pegawai Koperasi
- Kunjungan Kerja Danrem 061– Suryakencana ke Cianjur
- Komisi D DPRD Cianjur Pertanyakan Rencana Pembangunan BLK TKI
- Penemuan Mayat Pria Gegerkan Warga Ciranjang.
Menurut Randi, program MBG melampaui sekadar distribusi makanan; ia menekankan pencegahan masalah gizi sejak dini. Pemenuhan gizi yang konsisten, katanya, krusial untuk mendukung tumbuh kembang anak dan kesiapan generasi muda menghadapi masa depan.
Lebih dari itu, dampak program ini merembet ke ranah ekonomi lokal. "Selain berdampak pada kesehatan, program ini juga memberikan efek ekonomi bagi masyarakat setempat," ujarnya.
Pengolahan makanan dilakukan dengan melibatkan tenaga kerja dari warga setempat dan memanfaatkan bahan pangan dari petani sekitar, sehingga roda perekonomian desa pun ikut berputar. Pendekatan ini menciptakan lingkaran positif: kesehatan membaik, ekonomi bergairah, dan kemandirian masyarakat terbangun.
Warga Desa Mekarjaya menyambut program ini dengan antusiasme tinggi. Mereka berharap MBG tidak hanya bertahan, tapi juga berkelanjutan serta meluas ke wilayah lain. Melalui SPPG Cikadu Mekarjaya, visi pemerataan kesehatan dan peningkatan kualitas hidup di desa terwujud selangkah demi selangkah, membuka pintu harapan bagi generasi mendatang. (tim dens).











