- Bupati Cianjur Mutasi Pejabat Strategis Berbasis Kompetensi dan Transparansi
- Pemprov Jabar Terima Penghargaan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Terbaik
- Sekda Cianjur: Manfaatkan AI untuk Pelayanan Publik yang Lebih Baik
- Zakat BAZNAS Cianjur: Dari Pengumpulan Ramadhan hingga Kesejahteraan Warga yang Nyata
- Bupati Cianjur: Layanan NIB Gratis sebagai Katalisator Kemajuan Ekonomi Lokal
- Bupati Cianjur Didampingi Ruhli Apel Kebangsaan di SMAN 1 Sindangbarang
- Presiden Prabowo Terima Laporan Capaian Program Magang Nasional dan Pelatihan Vokasi
- Bupati Cianjur Minta Maaf Atas Gangguan Distribusi Air Bersih Akibat Banjir di Ciranjang
- Pendidikan Vokasi di Jabar Direvitalisasi Agar Sesuai Kebutuhan Industri
- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia: Korupsi Musuh Besar

Keterangan Gambar : Foto Istimewa.
Pinusnews.id - Dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2024, Inspektorat Kota Bandung menyelenggarakan seminar dan workshop penulisan sajak bertema "Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi untuk Indonesia Maju" di Bandung Creative Hub Jalan Laswi, Selasa (10/11/2024).
Tolong. Inspektur Kota Bandung, Riki Fachdiar Iskandar mengatakan, Hakordia bukan sekedar peringatan, tetapi momentum refleksi untuk memperkuat komitmen masyarakat dalam memberantas korupsi.
Menurutnya, integritas, kesadaran masyarakat, dan sistem pengawasan yang efektif sebagai langkah nyata dalam korupsi anggota.
Baca Lainnya :
- Masa Pandemi Corona, Ini Kepedulian Sosial Anggota Komisi XI DPR RI Ecky
- Tiga Pemotor Dikejar, Ditendang, Terjadilah Tabrakan
- Perketat Prokes, Polres Cianjur Tak Kendor Razia Masker
- Hidup 10 Tahun Berdempetan dengan Kandang Domba, Relawan Garda Manjur Kirim Bahan untuk Bangun Rumah
- Polsek Agrabinta Dorong Warga Prokes 3M
“Korupsi adalah musuh besar yang merugikan tidak hanya secara finansial, tetapi juga moral bangsa. Saya berharap acara ini mampu melahirkan agen-agen perubahan yang berperan aktif dalam menyebarkan nilai antikorupsi,” ujar Riki.
Selain memperingati Hakordia, kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, dan sektor swasta. Ruang lingkup acara melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pelajar, komunitas seni, dan badan usaha milik daerah.
Riki menyampaikan, tiga pesan penting dalam upaya pemberantasan korupsi, yaitu memperkuat integritas individu, meningkatkan kesadaran edukasi masyarakat, dan menciptakan sistem pengawasan yang efektif.
"Tebarkan kebaikan sekecil apa pun. Ini tugas kita semua," tambahnya.
Seminar dan workshop ini diharapkan menjadi wadah untuk menumbuhkan kesadaran bahwa korupsi bukan hanya dosa hukum, tetapi juga dosa moral yang harus diberantas hingga ke akarnya.
Riki menutup acara dengan pesan inspiratif, "Mari kita jadikan diri kita insan perubahan untuk Indonesia yang lebih baik."
Melalui kegiatan ini, Pemkot Bandung ingin menunjukkan komitmen nyata dalam mengimplementasikan nilai-nilai antikorupsi, tidak hanya sebagai upaya seremonial, namun sebagai langkah berkelanjutan untuk mewujudkan Indonesia maju dan bersih dari korupsi. (tim).











