- Kolaborasi Kemenag dan BAZNAS Cianjur, Menguatkan Usaha Masyarakat dari KUA
- Jamsostek Award 2026: Bukti Nyata Kinerja Disnakertrans Cianjur dalam Melindungi Nasib Buruh
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Integritas dan Komitmen Pelayanan Publik
- Pelantikan dan Pelatihan PMR Cianjur di Cibodas Jadi Momentum Kepemudaan
- Disdikpora Cianjur Tegaskan Profesionalisme ASN Lewat Penegakan Aturan
- Pemprov Jabar Selenggarakan Bursa Kerja Secara Live, Bisa Dipantau di Tiktok KDM
- Diskominfo Cianjur Perkuat Layanan Pengaduan agar Cepat dan Responsif
- Infak Kemanusiaan TK Thamrin Putradjaya dan BAZNAS Cianjur untuk Saudara di NTT
- DPMPTSP Cianjur Gerakkan Investasi di Tengah Tantangan Lahan
- Inilah Sikap Politik Ketua PSI Cianjur Terhadap Persoalan UHC di Kabupaten Cianjur
Perhutani KPH Cianjur Sambut Mahasiswa UNB: Praktik Lapang Jadi Jembatan Antara Teori dan Realitas
.jpg)
Keterangan Gambar : Administratur Perhutani KPH Cianjur, Hendy Indriawan dan jajaran beserta mahasiswa Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Universitas Nusa Bangsa (UNB) dalam rangkaian Praktik Umum Kehutanan (PUK).
Pinusnews.id - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cianjur baru-baru ini membuka pintu bagi mahasiswa Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Universitas Nusa Bangsa (UNB) untuk mengikuti rangkaian Praktik Umum Kehutanan (PUK).
Kegiatan yang dimulai pada Selasa (27/07/2026) ini berlangsung di kantor KPH Cianjur, dan dirancang agar mahasiswa mendapat pengalaman langsung tentang pengelolaan hutan berkelanjutan. Langkah ini menunjukkan keseriusan Perhutani dalam menjembatani dunia akademis dan praktik lapangan.
Selama kunjungan, mahasiswa menerima paparan komprehensif tentang berbagai aspek pengelolaan hutan. Materi yang disampaikan mencakup perencanaan hutan, pengelolaan sumber daya hutan (SDH), keamanan, produksi, agroforestry, ekowisata, dan isu lingkungan.
Baca Lainnya :
- Sosialisasi 4 Pilar Bersama Kapolres Cianjur
- Cianjur Kini Ada Aplikasi Layanan Pelanggan New PLN Mobile
- KPU Tetapkan Pasangan Calon Terpilih Bupati dan Wakil Bupati Cianjur
- Tega-Teganya Ada Orang Membuang Bayi Perempuan
- Operasi Yustisi, Penyemprotan Desinfektan dan Pembagian Masker
Selain teknik teknis, ada juga pembahasan strategi pendekatan sosial yang menekankan pentingnya kemitraan dengan masyarakat desa hutan. Pendekatan holistik ini memberi gambaran bahwa pengelolaan hutan bukan hanya soal ilmu teknis melainkan juga soal tata kelola sosial dan ekonomi.
Administratur Perhutani KPH Cianjur, Herdy Indriawan, menyambut langsung para mahasiswa dan tim dosen pembimbing. Herdy menegaskan komitmen Perhutani untuk menjadi ruang belajar praktis bagi civitas akademika.
“Praktik Umum Kehutanan ini adalah jembatan penting untuk menyelaraskan teori bangku kuliah dengan realitas pengelolaan hutan di lapangan,” ujarnya, sekaligus menggambarkan harapan bahwa pengalaman lapangan akan memperkaya wawasan mahasiswa sehingga lebih siap menghadapi tantangan profesi.
Herdy juga berharap praktik tersebut membekali mahasiswa dengan kompetensi profesional dan nilai integritas.
“Kami berharap ilmu, teknik, dan dinamika sosial yang dipelajari selama di KPH Cianjur dapat menjadi bekal berharga bagi mereka untuk menjadi rimbawan yang tangguh, inovatif, dan berintegritas di masa depan,” katanya. Harapan ini menunjukkan fokus Perhutani tidak hanya pada transfer pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter profesional generasi mendatang.
Dosen pembimbing dari UNB, Dwi Agus Susongko, menyampaikan apresiasi atas kesempatan belajar langsung di lapangan. Menurutnya, paparan dan praktik yang diberikan Perhutani memberi konteks nyata bagi teori yang dipelajari mahasiswa.
Kehadiran dosen pembimbing selama praktik juga memastikan bahwa pengalaman lapang terintegrasi dengan kurikulum sehingga tujuan pembelajaran akademis tetap terpenuhi.
Ketua kelompok mahasiswa PUK UNB, Aa Bisma, mengungkapkan antusiasme dan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari Perhutani. “Kami sangat berterima kasih kepada jajaran Perhutani KPH Cianjur yang telah memfasilitasi kegiatan praktik kami dengan sangat luar biasa,” kata Aa Bisma.
Ia menambahkan bahwa materi yang disampaikan membuka cakrawala baru mengenai keseimbangan aspek ekologi, ekonomi, dan sosial dalam pengelolaan hutan, dan berjanji memanfaatkan kesempatan itu sebaik mungkin.
Kegiatan PUK ini memperkuat sinergi antara Perhutani KPH Cianjur dan institusi pendidikan seperti UNB. Kerja sama berkelanjutan semacam ini dinilai strategis untuk mencetak sumber daya manusia unggul yang siap berkontribusi dalam menjaga kelestarian hutan Indonesia.
Dengan wadah praktik lapang yang kuat, harapannya generasi rimbawan baru akan lebih siap menghadapi kompleksitas pengelolaan hutan masa depan. (Kom-PHT/Cjr/HN-dens).











