- Cianjur Jadi Tuan Rumah Sekolah Nasional Terintegrasi: Bukti Kinerja Disdikpora yang Proaktif
- Kementerian HAM Ajak Pelajar Jabar Jadi Pelopor Nilai Kemanusiaan
- Presiden Prabowo: Swasembada Pangan Perkuat Ketahanan Bangsa
- Perhutani KPH Cianjur Perkuat Keamanan Hutan lewat Sinergi Lapangan dengan Bhabinkamtibmas
- Cianjur Gandeng BBPVP Bandung Perkuat Pelatihan Vokasi untuk Redam Pengangguran
- Isfhan Taufik Munggaran: Relawan Kebajikan Pancasila Kembalikan Nilai ke Kehidupan
- Menunggu Rumah Aman: Warga Waringinsari Bertahan di Antara Reruntuhan dan Janji Relokasi
- BAZNAS Cianjur Apresiasi Penyaluran Beasiswa Rp22 Miliar untuk Mahasiswa Palestina
- Disdikpora Cianjur Percepat Perbaikan 2.334 Ruang Kelas SD dalam 2 Tahun
- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
Penanaman Pohon Cemara Udang untuk Pengaman Pantai dan Sarana Wisata

Keterangan Gambar : Saat pihak Desa Talagasari menggelar rapat program penanaman cemara udang di pesisir pantai.
Pinusnews.id - Pemerintah Desa (Pemdes) Talagasari Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, mencanangkan program penanaman pohon cemara udang sepanjang pantai.
"Dengan panjang 38 hektar. Dan penanamannya terdiri dari 600 pohon cemara per hektarnya," ujar Kepala Desa Talagasari, Abdul Rosyid, saat menggelar rapat di area pantai Talagasari, belum lama ini.
Ia mengatakan, program tersebut untuk mempertebal sabuk hijau atau "green belt" pengaman pantai karena pesisir pantai tinggi ancaman abrasi. Selain itu dengan penanaman pohon tersebut, nantinya dapat digunakan sebagai sarana wisata kedepannya.
Baca Lainnya :
- Sejumlah Kampung di Agrabinta Cianjur Dikepung Banjir dan Longsor
- Panwascam Sukaluyu Lantik 170 Anggota PTPS
- 918 Burung Digantangkan, Kontes Burung di Pendopo Tumaritis Semarak Luar Biasa
- Dinas Pertanian Buka Bazar Murah untuk Umum
- Jasad Nelayan Tengelam di Pantai Cigebang Cianjur Ditemukan
“Selain itu, penanaman pohon cemara udang sebagai upaya meminimalkan dampak bencana alam di pinggir pantai pada daerah setempat," tuturnya.
Cemara udang tambah dia, merupakan tanaman yang dipilih pada kegiatan tersebut karena cocok ditanam di pinggir pantai dan dimungkinkan dapat meminimalkan dampak abrasi pantai dan angin kencang.
"Hanya saja, kegiatan itu tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya campur tangan dari masyarakat sekitar," jelasnya. (tim).











