- Diskumdagin Cianjur Akselerasi UMKM Naik Kelas: Bantuan Alat Usaha 2026 Jadi Katalis Produktivitas
- Bupati Cianjur Kukuhkan H. Denny Saeful Rohman Jadi Ketua BAZNAS Periode 2026-2031
- AMAM IBNU Al-MUSHTLOPA *PILAR KEADILAN PADA HARTA YANG DITITIPKAN* _Catatan Awal Menjemput Amanat Ba
- Beras 30 Kilogram untuk 389 Ribu Warga: Bulog Sukses Salurkan Bantuan Pangan di Cianjur
- Diskominfo Cianjur Perkuat Dampak Digital Menuju Pelayanan Publik yang Lebih Baik
- Revitalisasi SMP PGRI Cikalongkulon: Sekolah Baru, Semangat Belajar Baru
- DPPKBP3A Cianjur Dukung Gerakan Wakaf Buku untuk Perkuat Budaya Baca
- Harhubnas ke-55, Memperkuat Konektivitas Transportasi di Cianjur
- DPPKBP3A Cianjur Raih Penghargaan Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan
- Jejak Hilman Saukani Membawa BAZNAS Cianjur Lebih Transparan dan Dipercaya
Penanaman Pohon Cemara Udang untuk Pengaman Pantai dan Sarana Wisata

Keterangan Gambar : Saat pihak Desa Talagasari menggelar rapat program penanaman cemara udang di pesisir pantai.
Pinusnews.id - Pemerintah Desa (Pemdes) Talagasari Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, mencanangkan program penanaman pohon cemara udang sepanjang pantai.
"Dengan panjang 38 hektar. Dan penanamannya terdiri dari 600 pohon cemara per hektarnya," ujar Kepala Desa Talagasari, Abdul Rosyid, saat menggelar rapat di area pantai Talagasari, belum lama ini.
Ia mengatakan, program tersebut untuk mempertebal sabuk hijau atau "green belt" pengaman pantai karena pesisir pantai tinggi ancaman abrasi. Selain itu dengan penanaman pohon tersebut, nantinya dapat digunakan sebagai sarana wisata kedepannya.
Baca Lainnya :
- Sejumlah Kampung di Agrabinta Cianjur Dikepung Banjir dan Longsor
- Panwascam Sukaluyu Lantik 170 Anggota PTPS
- 918 Burung Digantangkan, Kontes Burung di Pendopo Tumaritis Semarak Luar Biasa
- Dinas Pertanian Buka Bazar Murah untuk Umum
- Jasad Nelayan Tengelam di Pantai Cigebang Cianjur Ditemukan
“Selain itu, penanaman pohon cemara udang sebagai upaya meminimalkan dampak bencana alam di pinggir pantai pada daerah setempat," tuturnya.
Cemara udang tambah dia, merupakan tanaman yang dipilih pada kegiatan tersebut karena cocok ditanam di pinggir pantai dan dimungkinkan dapat meminimalkan dampak abrasi pantai dan angin kencang.
"Hanya saja, kegiatan itu tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya campur tangan dari masyarakat sekitar," jelasnya. (tim).











