- Bupati Cianjur Mutasi Pejabat Strategis Berbasis Kompetensi dan Transparansi
- Pemprov Jabar Terima Penghargaan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Terbaik
- Sekda Cianjur: Manfaatkan AI untuk Pelayanan Publik yang Lebih Baik
- Zakat BAZNAS Cianjur: Dari Pengumpulan Ramadhan hingga Kesejahteraan Warga yang Nyata
- Bupati Cianjur: Layanan NIB Gratis sebagai Katalisator Kemajuan Ekonomi Lokal
- Bupati Cianjur Didampingi Ruhli Apel Kebangsaan di SMAN 1 Sindangbarang
- Presiden Prabowo Terima Laporan Capaian Program Magang Nasional dan Pelatihan Vokasi
- Bupati Cianjur Minta Maaf Atas Gangguan Distribusi Air Bersih Akibat Banjir di Ciranjang
- Pendidikan Vokasi di Jabar Direvitalisasi Agar Sesuai Kebutuhan Industri
- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
Penanaman Pohon Cemara Udang untuk Pengaman Pantai dan Sarana Wisata

Keterangan Gambar : Saat pihak Desa Talagasari menggelar rapat program penanaman cemara udang di pesisir pantai.
Pinusnews.id - Pemerintah Desa (Pemdes) Talagasari Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, mencanangkan program penanaman pohon cemara udang sepanjang pantai.
"Dengan panjang 38 hektar. Dan penanamannya terdiri dari 600 pohon cemara per hektarnya," ujar Kepala Desa Talagasari, Abdul Rosyid, saat menggelar rapat di area pantai Talagasari, belum lama ini.
Ia mengatakan, program tersebut untuk mempertebal sabuk hijau atau "green belt" pengaman pantai karena pesisir pantai tinggi ancaman abrasi. Selain itu dengan penanaman pohon tersebut, nantinya dapat digunakan sebagai sarana wisata kedepannya.
Baca Lainnya :
- Sejumlah Kampung di Agrabinta Cianjur Dikepung Banjir dan Longsor
- Panwascam Sukaluyu Lantik 170 Anggota PTPS
- 918 Burung Digantangkan, Kontes Burung di Pendopo Tumaritis Semarak Luar Biasa
- Dinas Pertanian Buka Bazar Murah untuk Umum
- Jasad Nelayan Tengelam di Pantai Cigebang Cianjur Ditemukan
“Selain itu, penanaman pohon cemara udang sebagai upaya meminimalkan dampak bencana alam di pinggir pantai pada daerah setempat," tuturnya.
Cemara udang tambah dia, merupakan tanaman yang dipilih pada kegiatan tersebut karena cocok ditanam di pinggir pantai dan dimungkinkan dapat meminimalkan dampak abrasi pantai dan angin kencang.
"Hanya saja, kegiatan itu tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya campur tangan dari masyarakat sekitar," jelasnya. (tim).











