- Dinas Pangan Cianjur Serukan Aksi Stop Boros Pangan
- Disdikpora Cianjur Dukung Sekolah Siaga Kependudukan, Bangun Generasi Muda Sadar Kependudukan
- Bupati Cianjur Turun ke Desa Sindangjaya, Warga Nikmati Layanan dan Bantuan Langsung
- Bapenda Cianjur Perkuat Kompetensi ASN melalui Sosialisasi Peraturan Kepegawaian 2026
- Padat Karya, Jalan Nyata Disnakertrans Cianjur Buka Lapangan Kerja
- Disdikpora Cianjur Bergerak Cepat Pastikan SDN Karyamukti Aman bagi Murid
- Bapenda Cianjur Tunjukkan Kinerja Berpihak pada Rakyat melalui Santunan Anak Yatim
- Kejari Cianjur Perkuat Sinergi Reforma Agraria demi Kepastian Lahan bagi Warga
- Bukan Sekedar Nyanyi Indonesoa Raya: Disdikpora Cianjur Bangkitkan Semangat Kebangsaan
- KDM : Pilkades Elektronik Digital Lebih Murah, Cepat, dan Meminimalisir Kecurangan
Pemerintah Targetkan Rp13.032 Triliun Investasi untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Keterangan Gambar : Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, menyampaikan keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis, 2 Januari 2025. Foto: BPMI Setpres/Cahyo.
Pinusnews.id - Pemerintah menargetkan investasi sebesar Rp13.032 triliun pada periode 2025-2029 sebagai upaya mendukung pencapaian pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen pada tahun 2029. Target ini disampaikan oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, dalam keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis, 2 Januari 2025.
“Di tahun 2025 investasi diharapkan mencapai Rp1.905 triliun dengan total investasi dari 2025 sampai 2029 itu kurang lebih Rp13.000 triliun lebih sedikit lah Rp13.032 triliun. Itu adalah yang saya sampaikan ke Bapak Presiden,” ujar Rosan usai melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka Jakarta.
Rosan mengatakan bahwa investasi tersebut diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas. Selain itu, investasi tersebut juga diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca Lainnya :
- Polisi Amankan Empat Pemuda Pemalak Santri
- Pemotor Meninggal Tertimbun Longsor, Jalan Sukanagara-Pagelaran Tertutup
- Karena tak Pakai Masker, Puluhan Warga Cugenang Terjaring Razia
- Akibat Tanah Longsor, Akses Jalan Sukanagara dan Pagelaran Cianjur Selatan Lumpuh Total
- Akibat Sosialisasi Kurang Gencar, Ada Warga Pinggiran Cianjur Tak Tahu Pilkada
“Terutama dalam rangka mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen pada tahun 2029 seperti yang ditargetkan seperti yang dicanangkan oleh Kementerian Bappenas,” tambahnya.
Rosan juga menjelaskan bahwa hilirisasi industri akan memainkan peran signifikan dalam menarik investasi ke Indonesia. Ia berharap kontribusi investasi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), yang saat ini berada di kisaran 24-25 persen, dapat meningkat lebih tinggi.
Dalam pertemuan tersebut, Rosan turut melaporkan hasil kunjungannya ke Tiongkok, yang berhasil mendapatkan komitmen investasi sebesar USD7,46 miliar dari empat perusahaan. Beberapa sektor yang akan menerima investasi tersebut diantaranya mencakup fiber glass, solar panel, hingga perikanan.
“Seperti BYD yang sudah membeli tanah di daerah Subang diharapkan investasi untuk manufakturingnya akan dimulai pada awal tahun depan,” ungkap Rosan.
Selain dari Tiongkok, Indonesia juga mengharapkan investasi signifikan dari Amerika Serikat, Timur Tengah, dan negara lainnya. Meski target tersebut cukup tinggi, Rosan menekankan pentingnya kolaborasi lintas kementerian dan lembaga untuk mencapainya.
“Ini bukan pekerjaan yang mudah, ini pekerjaan yang sangat berat sehingga diharapkan juga kerja sama dan koordinasi dari semua kementerian terkait,” tutur Rosan.
Dengan target investasi tersebut, pemerintah optimistis dapat memperkuat perekonomian nasional, menciptakan lapangan kerja, dan memastikan Indonesia tetap menjadi destinasi investasi yang kompetitif di kancah global. (tim-dens).











