- ASN Predator di Cianjur: BKPSDM Siap Pecat dan Potong Gaji, Tak Ada Ampun
- TNI Pacu Pengerjaan Jalan dan Rutilahu di Mekarmukti, Warga Antusias
- Aturan Baru KDM: Subsidi Sekolah di Jabar Kini Syaratkan Pengelolaan Sampah
- Gunakan Dana Pribadi, Gubernur KDM Gelar Sayembara Tangkap Penjahat Jalanan di Jabar
- DPMPTSP Cianjur: Investasi Tembus Rp1,33 Triliun pada Semester Pertama 2026
- Bupati Wahyu Resmikan Peluncuran AMDK Perumdam Tirta Mukti Cianjur
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur, Sukses Penerimaan Siswa Baru Sekolah Nasional Terintegrasi
- SEATRC 2026 di Cianjur: Lari Lintas Alam Bawa Atlet Asia Tenggara Dorong Pariwisata Lokal
- Epa Fatihah Dinobatkan Sebagai Menteri Kehebohan Wisata Keluarga Bani Asyari
- Perhutani KPH Cianjur Perkuat Sinergi dengan Kejari untuk Pengelolaan Hutan yang Akuntabel dan Berke
Pemenang Kompetisi Inovasi Kelompok Tani Cianjur Diberi Hadiah Rp300.000.000

Keterangan Gambar : Foto istimewa.
Pinusnews.id - Kompetisi yang digagas oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Cianjur merupakan langkah strategis untuk mewujudkan salah satu Program Unggulan Bupati Cianjur Tahun 2026, yakni peningkatan sarana dan prasarana kelompok tani.
Menurut Kepala Dinas TPHP Kabupaten Cianjur, Ahmad Danial, kegiatan ini tidak sekadar mengalokasikan dukungan material, tetapi juga menempatkan kelompok tani sebagai mitra aktif dalam merancang solusi yang relevan dengan kebutuhan lapangan.
"Mudahan-mudahan dengan cara demikian, DTPHP Kabupaten Cianjur berkomitmen untuk memperkuat fondasi kelembagaan pertanian secara terus-menerus berkelanjutan," ujar Ahmad Danial.
Baca Lainnya :
- PT. SAC Bantu Pemerintah dalam Program Usaha Petani Porang di Cianjur
- 60 Pasien ODGJ Yayasan Rumah Pulih Jiwa Telah Sembuh, Tapi Pemda Cianjur Tutup Mata
- Pesantren Roboh, Belasan Santri Tertimpa Bangunan
- Mobil Angkutan Umum Tertimpa Pohon, 2 Sopir Dilarikan ke Rumah SakitÂ
- Babak Baru, Usai Pencuri Motor Babak Belur Dihajar Warga, satu Pelaku Kabur
Adapun tema kompetisi yang berfokus pada pertanian berkelanjutan/ramah lingkungan, pertanian terpadu, dan hilirisasi pertanian menggarisbawahi orientasi jangka panjang program ini. DTPHP mendorong kelompok tani mengajukan proposal yang bukan hanya meningkatkan produksi, tetapi juga mempertimbangkan kelestarian lingkungan dan efisiensi sumber daya.
Pendekatan ini selaras dengan prinsip pembangunan pertanian modern yang menyeimbangkan produktivitas dan keberlanjutan, sehingga hasilnya dapat dinikmati generasi sekarang dan mendatang.
Selain itu, Ahmad Danial juga menjelaskan, salah satu tujuan utama kompetisi adalah meningkatkan produksi dan produktivitas melalui ide-ide inovatif yang aplikatif di lapangan.
"Dengan membuka ruang kreativitas bagi kelompok tani, DTPHP Cianjur memfasilitasi transfer teknologi sederhana maupun praktik manajemen yang lebih baik. Hal ini berpotensi memperbaiki hasil panen, menurunkan kerugian pascapanen, dan meningkatkan pendapatan petani melalui penerapan teknik yang lebih efisien dan tepat guna," imbuh Kadis TPHP Cianjur, Ahmad Danial, di kantornya, belum lama ini.
Aspek hilirisasi yang diminta dalam proposal menegaskan perhatian DTPHP Cianjur pada peningkatan nilai tambah hasil pertanian. Kompetisi ini mendorong kelompok tani merancang kegiatan yang tidak hanya fokus pada produksi primer, tetapi juga pada pengolahan, pemasaran, dan akses pasar. Dengan demikian, dukungan yang diberikan menjadi lebih efektif dalam menciptakan rantai nilai yang menguntungkan petani lokal dan mengurangi ketergantungan pada perantara.
Hadiah berupa sarana dan prasarana pertanian senilai Rp300.000.000 untuk pemenang menjadi insentif konkret yang mampu mengakselerasi implementasi proposal terbaik. Dalam bentuk alat, infrastruktur, atau fasilitas pengolahan sesuai kebutuhan kelompok, bantuan ini akan mempercepat adopsi teknologi dan praktik baru. DTPHP Cianjur dengan demikian berperan sebagai fasilitator yang menyediakan modal non-tunai untuk perubahan nyata di lapangan, bukan sekadar penghargaan simbolis.
Pendaftaran yang dibuka bagi seluruh kelompok tani di Kabupaten Cianjur hingga 31 Mei 2026 serta proses seleksi yang transparan menunjukkan upaya DTPHP menjangkau basis petani yang luas dan memastikan kualitas program. Informasi lanjutan dapat diperoleh melalui Dinas TPHP Kabupaten Cianjur atau Balai Penyuluh Pertanian setempat, sehingga kelompok tani mendapatkan pendampingan dan klarifikasi.
Inisiatif ini memperlihatkan bahwa DTPHP Cianjur tidak hanya membuat kebijakan, tetapi juga membangun ekosistem pendukung agar tujuan peningkatan sarana, produktivitas, dan nilai tambah pertanian benar-benar tercapai. (dens).











