- Ketua Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI) DPD Kabupaten Cianjur, Torik Imanurdin.
- Dinkes Cianjur Waspada Superflu: Surveilans Ketat dan PHBS Kunci Kesehatan Masyarakat
- Bupati Cianjur Bersama DPC Gerindra Tanam 1.300 Pohon di Desa Sukarame, Sukanagara
- KOPDESKEL, DINAS KOPERASI, dan DEKOPINDA: Menata Peran, Menjaga Kemandirian
- Perumdam Tirta Mukti Cianjur Perluas Cakupan Pelayanan lewat Penambahan Sumber Mata Air
- Wagub Erwan Apresiasi FK PKBM yang Hadirkan Pendidikan Nonformal
- Keberhasilan Helmi Halimudin: Semua Proyek Pembangunan SMP Cianjur 2025 Tuntas, 2026 Siap Gaspol
- Sinergi DPRD dan Polres Cianjur: Pilar Utama Stabilitas Keamanan Daerah
- Presiden Prabowo: Pendidikan Instrumen Kesejahteraan dan Demokrasi
- Komitmen Polsek Cianjur Kota: Operasi Tegas Razia Miras Ilegal Ciptakan Wilayah Aman dan Tertib
Pemanfaatan Tanah Reforma Agraria, Keadilan dan Kesejahteraan Masyarakat

Keterangan Gambar : Pemanfaatan Tanah Reforma Agraria, Keadilan dan Kesejahteraan Masyarakat
Pinusnews.id - Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, menghadiri kegiatan penandatanganan perjanjian pemanfaatan antara subjek reforma agraria dengan Badan Bank Tanah. Acara ini digelar di Bale Wiwaha Cianjur pada Senin (8/12/25) dan merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerataan akses tanah bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa kegiatan ini adalah langkah besar menuju kepastian hak atas tanah, peningkatan kesejahteraan, serta keadilan sosial. Ia menekankan pentingnya pemberian akses tanah yang berpihak kepada para calon subjek reforma agraria, yang selama ini menantikan kepastian dan perlindungan hukum atas hak tanah mereka.
Baca Lainnya :
- Geger, di Sebuah Kosan seorang Pria Meninggal, yang Wanita Kritis
- Meski Dananya Minim, Berani Rombak Kantor, Hasilnya..Wow Keren!
- Duh Kasihan, Pohon Tumbang Hancurkan Rumah Milik IdaÂ
- Polres Cianjur Tangkap Tukang Obat Cabuli Anak
- PT. Bukit Naga Mas Punya Pasukan Pembuat Mesin untuk Kemajuan UMKM di Cianjur
Bupati juga mengharapkan agar program reforma agraria ini dapat secara nyata mengurangi kesenjangan penguasaan tanah yang masih terjadi selama ini.
“Semoga lahan yang diberikan ini tidak hanya menjadi aset, tetapi menjadi modal produktif yang mampu meningkatkan pendapatan, membuka lapangan kerja, dan menumbuhkan usaha-usaha baru yang berkelanjutan,” ujarnya penuh harap.
Selain itu, Bupati menyampaikan bahwa reforma agraria bukan sekadar distribusi tanah, tetapi juga upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan akses tanah yang lebih adil, masyarakat diharapkan mampu menciptakan perubahan positif dalam kehidupan sosial dan ekonomi mereka.
Kegiatan ini dihadiri pula oleh Plt Kepala Badan Bank Tanah, Hakiki Sudrajat, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, para petani, serta tamu undangan lainnya yang mendukung kelancaran program reforma agraria di Cianjur. (dens).











