- Dinas TPHP Cianjur Hadirkan Sekolah Lapang Alsintan dan Traktor untuk Produktivitas Para Petani
- BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabar Alami Musim Kemarau Lebih Kering
- Disiplin Sekolah Cianjur: Visi Tegas Ipan Sopandi dalam Larangan Motor dan HP Siswa
- Sinergi Kampus dan Desa: KKN UIN Bandung Wujudkan Pembangunan Partisipatif di Cianjur
- Metty Triantika: Gentengisasi Peluang Emas Ekonomi Lokal di Tengah Peningkatan Kualitas Hidup
- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan
- Transformasi Digital Cianjur: Pelatihan AI ASN untuk Layanan Publik yang Lebih Baik bagi Masyarakat
Mulanya Histeris, Puluhan Karyawan Pabrik Boneka di Cianjur Kesurupan

Keterangan Gambar : Salah seorang pegawai pabrik boneka yang histeris kesurupan.
Pinusnews.id -Puluhan karyawan pabrik boneka di Jalan Raya Bandung, Kecamatan Sukaluyu, Cianjur alami kesurupan, Kamis (22/2/2024).
Kesurupan massal itu terjadi dua kali pada pukul 08.00 dan pukul 09.00 WIB. Atas kejadian tersebut para karyawan lainnya yang tidak mengalami kesurupan terpaksa dibubarkan.
Salah satu karyawan pabrik boneka RS (22) mengatakan, kesurupan masal itu terjadi di dua ruangan yaitu ruangan P1 dan P 2.
Baca Lainnya :
- Bey Machmudin: Momentum Menyamakan Visi Membangun Jawa Barat
- 2,2 Miliar Orang di Dunia Alami Gangguan Penglihatan, Kongres APAO ke-39 Diharapkan Lahirkan Solusi
- Disdukcapil Cianjur Berikan Akte Kematian Beni Karyanto PKD yang Meninggal TPS di Cibeber
- Temuan Kasus Tuberkulosis Jabar Selalu 100 Persen dalam Dua Tahun Terakhir
- Empati Mensos Risma untuk Anak Penjual Keripik
"Puluhan karyawan mengalami kesurupan massal, awalnya di ruangan P1 dan P2 situasinya histeris banyaklah tidak ke hitung," tuturnya saat dihubungi, Kamis (22/2/2024).
Menurutnya, pihak management pabrik saat kejadian langsung membubarkan karyawan lainnya untuk pulang karena situasi semakin kacau dan dikhawatirkan bertambah banyak karyawan lain yang kesurupan.
"Semuanya langsung dibubarkan para karyawan karena ditakutkan kesurupan semakin banyak, bahkan ada yang kesurupan meskipun sudah sudah pulang dan sampai di kostan dekat pabrik," katanya.
Karyawan lainnya N (26) karyawan lainnya mengungkapkan, pihak management pabrik mendatangkan para ustad untuk membantu mengobati para karyawan yang kesurupan.
"Iya dibantu juga oleh para ustad, ada juga petugas disini untuk bisa menyadarkan kembali yang kesurupan," ungkapnya. (tim).











