- Dinas TPHP Cianjur Hadirkan Sekolah Lapang Alsintan dan Traktor untuk Produktivitas Para Petani
- BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabar Alami Musim Kemarau Lebih Kering
- Disiplin Sekolah Cianjur: Visi Tegas Ipan Sopandi dalam Larangan Motor dan HP Siswa
- Sinergi Kampus dan Desa: KKN UIN Bandung Wujudkan Pembangunan Partisipatif di Cianjur
- Metty Triantika: Gentengisasi Peluang Emas Ekonomi Lokal di Tengah Peningkatan Kualitas Hidup
- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan
- Transformasi Digital Cianjur: Pelatihan AI ASN untuk Layanan Publik yang Lebih Baik bagi Masyarakat
Minggu Siang, Presiden Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Hambalang untuk Rapat Terbatas

Keterangan Gambar : Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyampaikan keterangannya usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Prabowo di Hambalang, Kabupaten Bogor, pada Minggu, 16 Maret 2025. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr.
Pinusnews.id - Pada akhir pekan, Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Hambalang, Kabupaten Bogor, pada Minggu, 16 Maret 2025. Rapat yang digelar di luar hari kerja tersebut menunjukkan komitmen tinggi Presiden Prabowo dalam memastikan jalannya program strategis nasional tetap berjalan tanpa terhambat waktu.
Fokus utama rapat terbatas kali ini adalah percepatan hilirisasi nasional di berbagai sektor strategis, seperti mineral, batu bara, akuakultur, pertanian, hingga perkebunan. Presiden Prabowo bersama jajaran secara langsung mengevaluasi perkembangan proyek-proyek hilirisasi, termasuk menelaah proyek mana saja yang mampu memberikan dampak signifikan bagi penciptaan lapangan kerja dan pemerataan pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia.
Dalam rapat tersebut, kementerian terkait bersama dengan lembaga pendanaan Danantara melakukan analisis menyeluruh terhadap kesiapan implementasi sejumlah proyek hilirisasi yang telah dirancang. Presiden Prabowo juga menegaskan pentingnya proyek-proyek tersebut tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus melibatkan masyarakat lokal, seperti petani, petambak, serta pelaku usaha di daerah sekitar.
Baca Lainnya :
- Satpol PP Cianjur Amankan Pengedar Miras dan Obat Faftar GÂ
- Tempat Limbah Mebel di Sukaluyu Musnah Terbakar
- UMK 2021 di Cianjur tak Naik, Ini Penyebabnya
- Heboh, Ada Mayat Lelaki Tanpa Identitas Tergeletak di Sungai Cigombong
- Buruh Cianjur Kecewa, Hasil Audensi tak Menemukan Titik Temu
Meski digelar pada hari Minggu, sejumlah jajaran menteri hadir untuk mengikuti arahan langsung dari Presiden Prabowo. Kehadiran mereka di akhir pekan mencerminkan keseriusan dan dedikasi pemerintah dalam mengawal kebijakan hilirisasi sebagai salah satu kunci utama penguatan ekonomi nasional.
“Hari ini kami melakukan rapat di hari Minggu. Kami harus memberikan apresiasi kepada Bapak Presiden, hari Minggu saja semua menterinya rapat jadi tidak mengenal waktu libur. Ini adalah bentuk dari perhatian keseriusan Bapak Presiden dalam mengawal, mengecek program-program yang sudah diperintahkan kepada menteri-menterinya,” ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam keterangannya usai rapat.
Selain membahas progres hilirisasi, rapat juga menekankan perlunya pemerataan investasi di berbagai daerah, agar manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara merata dari Sabang hingga Merauke.
Rapat pada hari libur ini memperlihatkan bahwa tidak ada waktu kosong bagi Presiden Prabowo Subianto dan para menteri dalam menjalankan mandat pembangunan. Pemerintah berkomitmen penuh memastikan program hilirisasi berjalan tepat sasaran, profesional, dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia. (tim-dens).











