- Dinas TPHP Cianjur Hadirkan Sekolah Lapang Alsintan dan Traktor untuk Produktivitas Para Petani
- BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabar Alami Musim Kemarau Lebih Kering
- Disiplin Sekolah Cianjur: Visi Tegas Ipan Sopandi dalam Larangan Motor dan HP Siswa
- Sinergi Kampus dan Desa: KKN UIN Bandung Wujudkan Pembangunan Partisipatif di Cianjur
- Metty Triantika: Gentengisasi Peluang Emas Ekonomi Lokal di Tengah Peningkatan Kualitas Hidup
- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan
- Transformasi Digital Cianjur: Pelatihan AI ASN untuk Layanan Publik yang Lebih Baik bagi Masyarakat
Menteri Sosial Beri Penghargaan Perusahaan yang Pekerjakan Penyandang Disabilitas
Editor: Arsila Fadwi

Keterangan Gambar : Istimewa
Pinusnews.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini memberikan penghargaan kepada 20 perusahaan dan lembaga pemerintah yang secara konsisten memberikan ruang bagi penyandang disabilitas untuk bekerja. Perusahaan dan lembaga tersebut adalah mitra kerja Kementerian Sosial melalui Sentra-sentra yang memberikan program rehabilitasi sosial bagi para penyandang disabilitas.
“Tidak usah ragu menerima penyandang disabilitas. Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” kata Mensos kepada para perwakilan perusahaan dan lembaga yang hadir.
Dikatakan Mensos, banyaknya perusahaan yang mempekerjakan penyandang disabilitas tidak lepas dari pemberdayaan yang dilakukan oleh Kemensos melalui sentra-sentra yang tersebar di seluruh Indonesia. Para penyandang disabilitas dilatih sesuai dengan minat mereka di Sentra. Kemudian Kemensos menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan agar mempekerjakan penyandang disabilitas sesuai dengan kompetensinya serta sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Baca Lainnya :
- Kasus COVID-19 Melonjak Lagi, Yuk Segera Vaksinasi, Gratis!
- Presiden Jokowi Saksikan Pengucapan Sumpah Ridwan Mansyur sebagai Hakim Konstitusi
- STAI Al-Azhary adalah Rumah Kita Bersama
- Pembinaan dan Sapa Guru Se- Kabupaten Cianjur, Bupati: Anak Didik Penerus Pemimpin Masa Depan
- Apel Siaga Hadapi Bencana Alam di Wilayah Kodim 0608/Cianjur
Selain itu perusahaan melakukan seleksi secara fair sesuai dengan standar perusahaan, sehingga diserapnya penyandang disabilitas perusahaan bukan karena kasihan tetapi karena kompetensi penyandang disabilitas dan kebutuhan perusahaan.
“Kita latih di sentra-sentra kita sesuai dengan pilihan mereka tertarik di bidang apa. Ada yang bengkel,” ungkapnya.
Mensos mengatakan, penyandang disabilitas yang dikatakan memiliki kekurangan, sebenarnya pasti memiliki kelebihan. "Tuhan memberikan sesuatu ada kekurangan tetapi pasti seseorang itu ada kelebihannya. Tugas kita mencari dan mengembangkan kelebihan itu," ujar Mensos.
Sementara itu, 20 perusahaan/lembaga yang diberi penghargaan adalah PT. Yasulor Indonesia, PT. Yamaha Music Indonesia, PT. Omron, PT. Federal International Finance, PT. Intan Pertiwi Tangerang, Bank Permata Jakarta, PT. APIX Printing Jakarta, MM Motor Jakarta, PT. Sampack Unggul Jakarta, Procurement & Logistic Operation Divison - Kantor Pusat BRI, Halo BCA Foresta BSD Tangerang, PT. DNP Indonesia, Departemen Pengelolaan Logistik dan Fasilitas Bank Indonesia, PT. Kereta Api Indonesia (Persero), Unit Pengelola Terminal Terpadu Pulo Gebang Jakarta, PT. Redi Print Jakarta, PT. Edgar Printing Jakarta, PT. Tridaya Artaguna Santara, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Indonesia Exim Bank, dan PT. PEMI AW.
Salah satu penyandang disabilitas yang direkrut oleh perusahaan, Muhammmad Nasrun (27), mengatakan saat ini ia bekerja di salah satu perusahaan printing. Sehari-hari, ia mengerjakan desain dan setting film serta membuat art work yang akan diserahkan kepada pelanggan. Penyandang disabilitas fisik asal Lombok adalah alumni Sentra Terpadu Inten Soeweno di Cibinong. Saat ini, pria yang akrab disapa Nasrun ini sudah memiliki penghasilan tetap.
“Saat ini penghasilan saya sudah Rp 4 juta, di luar itu saya mendapatkan fasilitas mess, wifi, dan ada juga mesin cuci,” katanya. (Tim).











