- DPRD Cianjur Gelar Rapat Paripurna: Jawaban Eksekutif atas Pandangan Umum Fraksi
- Hilman Saukani: BAZNAS dan Dekopinda Merajut Sinergi Zakat yang Menggerakkan Umat
- Ruhli Solehudin: Sekolah Rakyat Cianjur Masih Pending, Lahan 10 Hektare Jadi Kendala Utama
- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
Made Setiawan: Waspadai Cuaca Ekstrim, Rentan Picu Berbagai Penyakit Infeksi

Keterangan Gambar : Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Made Setiawan.
Pinusnews.id - Kondisi cuaca ekstrem saat ini selalu berubah-ubah. Keadaan ini harus diwaspadai karena menjadi rawan terhadap kesehatan, rentan memicu berbagai penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Hal tersebut diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, Made Setiawan, di Pemda Cianjur, Jumat, 5 September 2025.
"Kami mengimbau masyarakat menjaga kondisi daya tahan tubuh, dan selalu menjaga kesehatan," ucap Made Setiawan.
Baca Lainnya :
- Kurangi Beban Petani Dimasa Pandemi Covid-19, Fraksi Partai Gerindra Serahkan Bantuan Benih
- Inna lillahi, Empat Kadis Positif Covid-19, Satu Orang Meninggal Dunia
- Akibat Cuaca Buruk Nelayan Jayanti Gagal Cari Ikan, Kini Tanam Jagung
- Pemdes Tanjungsari Sukaluyu Bagikan BLT
- Peranan PT. Bukit Naga Mas Kembangkan UMKM di Cianjur
Menurut Made Setiawan, segala sesuatu yang berhubungan dengan kesehatan harus selalu dijaga dengan baik, sehingga terbiasa perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Ini sangat dimungkinkan bisa menangkal kerentanan penyakit menyebar saat cuaca ekstrem.
"Jadi, kesadaran masyarakat untuk tetap menjaga lingkungan sangat diperlukan," imbuh Pj Kadinkes Kabupaten Cianjur, Made Setiawan.
Selain itu, Made Setiawan juga mengingatkan pentingnya kebersihan lingkungan, terutama mencegah potensi penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD). Jika cuaca ekstrim seperti ini biasanya rentan infeksi saluran napas, influenza biasa, atau radang disebabkan staphylococcus.
"Tidak menutup kemungkinan penyakit itu berasal dari l bakteri yang lainnya," jelas Made Setiawan.
Made memaparkan juga, pada kondisi cuaca seperti saat ini, harus senantiasa bisa meningkatkan hal-hal yang mengarah kepada daya tahan tubuh.
"Salah satu upaya meningkatkan ketahanan tubuh adalah dengan menerapkan PHBS. Itu yang harus dipegang," ungkap Made Setiawan.
Lebih dari itu Made Setiawan mengungkapkan, adanya upaya lain yang tak kalah penting ialah asupan makanan bergizi. Perlu juga dibarengi olahraga dan istirahat yang cukup, hindari juga stres, maksudnya pola-pola ini akan meningkatkan imunitas.
"Itulah kunci-kuncinya untuk meningkatkan daya tahan tubuh kita, yang harus selalu terjaga setiap waktu," pungkas Made Setiawan. (dens).











