- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
- Bupati Wahyu: Koperasi Pilar Utama Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Cianjur
- Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) Siap Dibangun di Jawa Barat Mulai Juni 2026
- Tanggung Jawab PT DMGP dalam Mengembangkan Energi Panas Bumi di Cipanas, Cianjur
- Rembug Warga: Langkah Nyata Bupati Cianjur Hadirkan Pembangunan Berbasis Aspirasi Masyarakat
- Zakat Bersama: Membangun Cianjur Kuat dari Soliditas Umat Bersama BAZNAS
- Satgas Yonif 300/Brajawijaya Amankan Senjata Logistik Kelompok Bersenjata di Nduga
Luncurkan Gerakan Poe Ibu, Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Bersatu Bantu Sesama

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian dan Wakil Bupati Cianjur Abi Ramzi, bersama para pejabat serta jajaran, saat peluncuran gerakan rereongan Sapoe Sarebu.
Pinusnews.id - Gerakan Poe Ibu (Sapoe Sarebu), inisiatif dari Gubernur Jawa Barat, resmi diluncurkan oleh Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, dalam rangka Apel Hari Kesadaran Nasional di lingkungan Pendopo Cianjur, Jumat, 17 Oktober 2025. Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Abi Ramzi sebagai bentuk dukungan dan semangat kolaborasi, untuk mewujudkan masyarakat yang peduli dan saling membantu.
Bupati Wahyu mengungkapkan, gerakan Poe Ibu lahir dari semangat gotong royong dan kepedulian sosial, sebagai langkah nyata dalam membantu sesama yang membutuhkan, terutama di bidang kesehatan dan pendidikan. Ia menegaskan bahwa sumbangan kecil dari setiap individu dapat membawa dampak besar bagi masyarakat yang kurang beruntung.
"Hanya dengan sumbangan kecil, bisa membawa perubahan besar bagi saudara-saudara kita yang kurang beruntung," ujar Bupati Wahyu.
Baca Lainnya :
- Pengendara Diputar Balik, TNI-POLRI Razia di Pantai Wisata Cianjur
- Pelantikan Pengurus Syarikat Islam Kab. Cianjur Masa Jihad 2020-2025
- Info untuk Bupati Cianjur, 170 Rumah Tidak Layak Huni di Desa Tanjungsari Harus Cepat DibantuÂ
- Pulihkan Ekosistem, Komunitas Mancing BMWC Tanam Ribuan Benih Ikan
- Satpol PP Cianjur Sambut Tahun Baru dengan Operasi Miras
Sementara itu, Bupati Cianjur juga menegaskan bahwa gerakan Poe Ibu bersifat sukarela, mandiri, dan transparan, tanpa melibatkan kepentingan pribadi maupun politik.
"Untuk menyukseskan Poe Ibu, tingkatkan semangat kebersamaan ini dan dapat terus dipupuk menjadi pondasi dalam membangun Cianjur yang lebih peduli dan harmonis," harapnya.
Lebih jauh, Bupati Wahyu mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga semangat reorengan dan saling membantu.
"Saya menyakini dengan kebersamaan dan keterlibatan aktif masyarakat, beban sesama dapat diringankan dan masyarakat Cianjur secara keseluruhan akan semakin maju dan bermartabat," ungkapnya.
Dalam kesempatan ini, Bupati Wahyu juga menegaskan bahwa gerakan Poe Ibu harus mampu menjadi inspirasi dan momentum untuk memperkuat solidaritas sosial di Kabupaten Cianjur. Ia berharap, gerakan ini dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun masyarakat yang peduli dan saling mendukung. (dens).











