- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
Koperasi Merah Putih: Upaya Penguatan Ekonomi Desa untuk Kemandirian Lokal

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian, bersama para pejabat lainnya menghadiri peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) secara daring, di Haurwangi, Sabtu, 16 Mei 2026.
Pinusnews.id - Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian ikut menghadiri peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara daring pada Sabtu, 16 Mei 2026. Acara yang dilaksanakan dari Koperasi Desa/Kelurahan Kecamatan Haurwangi, Cianjur, ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang menjangkau seluruh pelosok Indonesia. Kehadiran pejabat daerah seperti Bupati Ferdian menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk menyelaraskan kebijakan lokal dengan program nasional yang bertujuan menguatkan basis ekonomi masyarakat desa.
Program Koperasi Merah Putih dibangun atas pemikiran bahwa koperasi adalah salah satu pilar ekonomi kerakyatan yang paling efektif untuk memberdayakan komunitas lokal. Dengan operasionalisasi lebih dari seribu koperasi di tingkat desa dan kelurahan, pemerintah berharap mendorong tumbuhnya usaha mikro, kecil, dan menengah yang berakar pada potensi lokal.
Model ini bukan sekadar distribusi bantuan modal, melainkan pembentukan ekosistem usaha yang melibatkan pelatihan manajemen, akses permodalan, dan jejaring pemasaran.
Baca Lainnya :
- 60 Pasien ODGJ Yayasan Rumah Pulih Jiwa Telah Sembuh, Tapi Pemda Cianjur Tutup Mata
- Pesantren Roboh, Belasan Santri Tertimpa Bangunan
- Mobil Angkutan Umum Tertimpa Pohon, 2 Sopir Dilarikan ke Rumah SakitÂ
- Babak Baru, Usai Pencuri Motor Babak Belur Dihajar Warga, satu Pelaku Kabur
- Bupati Herman Suherman : Cianjur Harus Steril dari Covid-19
Salah satu tujuan strategis dari inisiatif ini adalah memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha di desa yang selama ini sulit menjangkau lembaga keuangan formal. Koperasi yang dikelola dengan baik dapat menjadi lembaga penyalur modal yang lebih ramah dan responsif terhadap kebutuhan anggota. Selain itu, koperasi juga berpotensi menurunkan biaya produksi dan pemasaran melalui skala ekonomi dan koordinasi kolektif, sehingga meningkatkan daya saing produk lokal.
Koperasi Merah Putih juga diarahkan sebagai wadah pemberdayaan masyarakat yang menekankan pengembangan usaha produktif berbasis potensi lokal. Di banyak desa, sumber daya alam dan kearifan lokal menyediakan peluang usaha yang belum tergarap optimal—dari pertanian bernilai tambah sampai kerajinan lokal. Dengan fasilitasi teknis dan dukungan kelembagaan, para anggota koperasi dapat mengolah potensi tersebut menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan.
Sambutan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mempertegas pentingnya pengelolaan koperasi yang profesional, transparan, dan berkelanjutan. Pesan ini menekankan bahwa keberhasilan koperasi tidak hanya diukur dari jumlah koperasi yang berdiri, melainkan dari kualitas tata kelola dan manfaat nyata bagi anggota. Ketika pengurus koperasi bekerja sesuai prinsip-prinsip tersebut, koperasi memiliki peluang besar menghadirkan dampak sosial-ekonomi yang signifikan di tingkat lokal.
Di tingkat daerah, Pemerintah Kabupaten Cianjur menyatakan komitmen untuk terus mendukung penguatan kelembagaan koperasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui berbagai program strategis. Keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa serta memperkuat kemandirian masyarakat Cianjur.
Ke depan, keberlanjutan inisiatif ini membutuhkan sinergi antar-pemangku kepentingan, pengawasan yang konsisten, dan investasi pada kapasitas SDM agar koperasi benar-benar mampu mengangkat kesejahteraan komunitas yang dilayaninya. (dens).











