- Kolaborasi Kemenag dan BAZNAS Cianjur, Menguatkan Usaha Masyarakat dari KUA
- Jamsostek Award 2026: Bukti Nyata Kinerja Disnakertrans Cianjur dalam Melindungi Nasib Buruh
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Integritas dan Komitmen Pelayanan Publik
- Pelantikan dan Pelatihan PMR Cianjur di Cibodas Jadi Momentum Kepemudaan
- Disdikpora Cianjur Tegaskan Profesionalisme ASN Lewat Penegakan Aturan
- Pemprov Jabar Selenggarakan Bursa Kerja Secara Live, Bisa Dipantau di Tiktok KDM
- Diskominfo Cianjur Perkuat Layanan Pengaduan agar Cepat dan Responsif
- Infak Kemanusiaan TK Thamrin Putradjaya dan BAZNAS Cianjur untuk Saudara di NTT
- DPMPTSP Cianjur Gerakkan Investasi di Tengah Tantangan Lahan
- Inilah Sikap Politik Ketua PSI Cianjur Terhadap Persoalan UHC di Kabupaten Cianjur
Kolaborasi Syariah: Bupati Cianjur Sambut Hangat Program Bank Muamalat

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Cianjur, Euis Jamilah, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), R. Dedi Sudrajat, dan Pimpinan Cabang Cianjur, Hyang P. Kesumawijaya, di Kantor Bupati Cianjur, 16 Maret 2026.
Pinusnews.id - Pada Senin, 16 Maret 2026, di ruang rapat Bupati Cianjur dilakukan pertemuan strategis antara Pemerintah Kabupaten Cianjur dan Bank Muamalat Indonesia Cabang Cianjur. Audiensi ini bukan sekadar formalitas, melainkan momentum silaturahmi yang sarat makna, di mana kedua belah pihak membahas program kerja untuk mendukung ekonomi masyarakat.
Di tengah dinamika pembangunan daerah, kolaborasi seperti ini menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan kesejahteraan melalui prinsip syariah.
Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, hadir dengan didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Cianjur, Euis Jamilah, serta Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), R. Dedi Sudrajat. Kehadiran pejabat ini mencerminkan keseriusan Pemkab Cianjur dalam membangun jaringan dengan sektor perbankan.
Baca Lainnya :
- 97 SD dan 54 SMP di Cianjur Dapat Bantuan 55 Miliar
- Dinkes Cianjur Gelar Simulasi Vaksin Covid-19
- Soal Data KPM, Komisi D Siap Panggil TKSK dan Camat Warungkondang
- Kapolsek Sukaluyu : Pencarian Aji Korban Tenggelam Akan Terjunkan Tim SAR Bandung
- Belum Ditemukan, Aji Prasetyo Tenggelam di Leuwi Lengsir, Sukaluyu
Langkah ini memperkuat posisi pemerintah daerah sebagai mitra aktif, siap berkolaborasi untuk mengatasi tantangan akses keuangan di wilayah pedesaan dan perkotaan Cianjur.
Pimpinan Cabang Bank Muamalat Cianjur, Hyang P. Kesumawijaya, memimpin delegasi dalam kunjungan ini. Tujuannya jelas: mempererat hubungan dan memaparkan program unggulan yang akan dikembangkan. Fokus utama adalah peningkatan layanan keuangan syariah, yang dirancang untuk menjangkau lebih luas masyarakat Cianjur, termasuk pelaku usaha kecil dan rumah tangga yang selama ini kesulitan mengakses kredit konvensional.
Program-program Bank Muamalat tidak hanya berhenti pada ekspansi layanan, tetapi juga menekankan sinergi dengan pemerintah daerah. Hyang berharap kerjasama ini menghasilkan dampak nyata, seperti kemudahan pembiayaan untuk kegiatan ekonomi lokal. Dengan pendekatan syariah yang berbasis etika dan keadilan, inisiatif ini diharapkan mendorong inklusi finansial, mengurangi ketergantungan pada lembaga non-formal, dan memacu pertumbuhan usaha mikro di Cianjur.
Menanggapi paparan tersebut, Bupati Mohammad Wahyu Ferdian menyambut baik inisiatif Bank Muamalat. "Ia berharap kerja sama yang terjalin dapat terus diperkuat ke depannya, sehingga mampus menghadirkan layanan keuangan yang lebih inklusif, mudah diakses, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat Cianjur," ujarnya dalam audiensi tersebut.
Pertemuan ini membuka babak baru kolaborasi yang potensial, di mana Bank Muamalat dan Pemkab Cianjur dapat saling melengkapi. Ke depan, sinergi ini diharapkan melahirkan program inovatif, seperti pembiayaan syariah untuk pertanian dan UMKM, yang pada akhirnya meningkatkan daya saing Cianjur. Langkah kecil seperti audiensi ini bisa menjadi katalisator besar bagi kemajuan ekonomi syariah di tingkat lokal. (dens).











