- Mengenali Sawah Tadah Hujan Agrabinta: DTPHP Cianjur Hadapi Halodo dengan Langkah Tepat
- Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi Komunikasi Publik melalui FGD di Bogor
- Santri Cianjur Tunjukkan Kepedulian: Dari Pesantren untuk Kemanusiaan
- Cianjur Kota Santri yang Kharismatik
- Wajah Baru SD Negeri Tugu Sari: Semangat Baru untuk Pendidikan Cianjur
- Sinergi untuk Cianjur Tangguh: BAZNAS Cianjur Beri 100 Paket Sembako untuk BALAKAR
- Jabatan Bukan Hak Istimewa: Cianjur Perkuat Integritas ASN Bersama KPK
- Pemkab Cianjur Perkuat Komitmen Anti-Korupsi Melalui Kode Etik dan TPP
- Kejari Cianjur Perkuat Integritas Pengelola Madrasah melalui Pencerahan Hukum
- DTPHP Cianjur Perkuat Kesiapan Koperasi Merah Putih Lewat Sinergi Pertanian
Ketua DPRD Cianjur Metty Triantika: Sudah 100 Orang Diduga Keracunan pada Program MBG

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Metty Triantika.
Pinusnews.id - Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Metty Triantika, sangat menyayangkan terus terulangnya dugaan keracunan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). Berdasarkan laporan, sekitar 100 orang menjadi korban dalam beberapa peristiwa dugaan keracunan tersebut.
Metty meminta semua pihak yang terkait dengan MBG untuk tidak menganggap sepele peristiwa ini dan harus segera mencari tahu penyebab pastinya.
"Tidak boleh dianggap sepele. Ini kejadian luar biasa yang harus diseriusi. Harus dicari tahu penyebab pastinya secara berturut-turut," kata Metty pada Sabtu, 13 September 2025.
Baca Lainnya :
- Peduli Sosial, Komunikasi di Cianjur Bagikan Masker dan Bersihkan Taman Kota
- Jelang Nataru, Ribuan Miras Bermerek Diamankan, Langsung Dimusnahkan
- Kurangi Beban Petani Dimasa Pandemi Covid-19, Fraksi Partai Gerindra Serahkan Bantuan Benih
- Inna lillahi, Empat Kadis Positif Covid-19, Satu Orang Meninggal Dunia
- Akibat Cuaca Buruk Nelayan Jayanti Gagal Cari Ikan, Kini Tanam Jagung
Selain itu, Metty juga meminta agar diberikan pendampingan bagi para korban dugaan keracunan, termasuk dukungan psikologis untuk mencegah trauma pada anak-anak yang menerima makanan dari program MBG.
"Ini yang harus diperhatikan juga, termasuk psikologis anaknya. Jangan sampai mereka trauma dengan makanan yang diterima dari program MBG," ujarnya.
Metty menekankan bahwa beberapa kejadian dugaan keracunan harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh dan secepatnya. Program MBG, sebagai program pemerintah yang memiliki tujuan baik, harus dijalankan dengan baik dan aman untuk masyarakat.
"Tujuan program ini baik. Jangan sampai terjadi masalah yang berturut-turut. Tentu harus ada evaluasi menyeluruh dan secepatnya," tegasnya. (tim dens).











