- Bupati Cianjur Sambut Korban TPPO, Ingatkan Warga Urus TKI Secara Legal
- Cianjur Masih di Bawah: Tantangan IPM dan Upaya Perbaikan Bersama
- Peringati Milangkala Ke-349 Kabupaten Cianjur, KDM akan Tingkatkan Kualitas Pendidikan
- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
Jembatan Gantung Garuda: Simbol Gotong Royong yang Menyatukan Cianjur

Keterangan Gambar : Jembatan Gantung Garuda di atas sungai Cisokan, di Leuwi Panjang, Desa Karangnunggal, Kecamatan Cibeber, Cianjur.
Pinusnews.id - Di lereng-lereng hijau Cibeber, Kabupaten Cianjur, semangat gotong royong bangsa Indonesia kembali terpatri nyata melalui pembangunan Jembatan Gantung Garuda. Jembatan sepanjang 100 meter ini membentang gagah di atas Sungai Cisokan, tepatnya di Leuwi Panjang, Dusun 1 Parabon, Desa Karangnunggal.
Pada Kamis, 1 Januari 2026, personel Kodim 0608/Cianjur bergandengan tangan dengan Tim Vertical Rescue Indonesia (VRI) serta warga setempat menyelesaikan tahap akhir yaitu pemasangan plang imbauan, pengecatan papan, pembuatan pegangan turunan, dan penembokan pondasi gapura. Progres kini 100 persen, siap melayani masyarakat.
Kolaborasi ini luar biasa. Sepuluh prajurit TNI di bawah komando Lettu Infanteri Koharudin bekerja sama dengan lima personel VRI pusat dan lima dari regional Cianjur, ditambah 20 warga Kampung Cijeungjing. Hujan deras siang hingga sore tak mampu redam semangat mereka.
Baca Lainnya :
- Aji Prasetio Korban Tenggelam di Kali Cilaku Ditemukan Sudah Meninggal
- Rapat Forkopimda dan Evaluasi Penanganan Covid-19 di Cianjur
- 97 SD dan 54 SMP di Cianjur Dapat Bantuan 55 Miliar
- Dinkes Cianjur Gelar Simulasi Vaksin Covid-19
- Soal Data KPM, Komisi D Siap Panggil TKSK dan Camat Warungkondang
Sebelumnya, sungai ganas menjadi penghalang utama bagi warga dalam beraktivitas—petani kesulitan angkut hasil panen, anak sekolah berisiko tinggi menyeberang. Kini, jembatan kokoh berstandar VRI ini menjadi urat nadi baru, memperlancar mobilitas, ekonomi, dan pendidikan di pelosok Desa Karangnunggal.
Penyelesaian jembatan ini adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat serta para relawan kemanusiaan. Kami berpendapat bahwa kolaborasi bersama tim VRI memberikan keahlian teknis yang luar biasa, sementara keterlibatan warga memberikan energi tambahan dalam setiap proses pengerjaannya.
"Tugas kami di jajaran Kodim 0608/Cianjur adalah memastikan kehadiran negara di tengah kesulitan infrastruktur warga. Kami berharap Jembatan Gantung Garuda ini dijaga dan dirawat bersama oleh masyarakat agar masa pakainya lama dan manfaatnya terus dirasakan oleh generasi mendatang," ungkap Lettu Infanteri Koharudin, pemimpin proyek.
Rasa syukur warga pun meluap. Mewakili seluruh warga Desa Karangnunggal, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Komandan Kodim 0608/Cianjur beserta jajaran dan tim VRI. Pembangunan jembatan ini adalah dambaan lama warga kami yang akhirnya terwujud melalui kerja keras bersama.
"Kami sangat terharu melihat Bapak-bapak TNI dan relawan tetap bekerja meskipun hujan turun. Jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik bagi kami, melainkan simbol harapan baru bagi anak-anak sekolah dan para petani kami untuk melintasi Sungai Cisokan dengan aman dan cepat," tambah Zamzam, Kepala Desa Karangnunggal.
Jembatan Gantung Garuda bukan akhir, melainkan awal. Jembatan ini harus dipelihara secara bersama-sama ke depannya—oleh TNI, relawan, dan warga—agar tetap kokoh menghubungkan mimpi generasi sekarang dan mendatang. Ini pelajaran abadi: gotong royong tak kenal lelah, dan infrastruktur adalah pondasi kesejahteraan bersama. (dens).











