- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
Jembatan Cikadu Cianjur: Ancaman Tersembunyi yang Menggantung Nyawa Warga

Keterangan Gambar : Jembatan Cikadu yang sudah rusak berada di Kampung Jayasari, Desa Mekarsari, Kecamatan Kadupandak, Cianjur Selatan,
Pinusnews.id - Di lereng-lenggok pedesaan Cianjur, Jembatan Cikadu di Kampung Jayasari, Desa Mekarsari, Kecamatan Agrabinta, berdiri sebagai saksi bisu kelalaian berkepanjangan. Jembatan vital ini, yang menghubungkan warga dengan dunia luar, kini terkulai lemah: lantainya retak-retak, struktur penyangganya rapuh, dan setiap langkah di atasnya seperti taruhan dengan maut.
Memang disadari bahwa kendala utama untuk membangun jembatan Cikadu adalah keterbatasan anggaran desa yang membuat usulan perbaikan menguap begitu saja. Padahal, jembatan ini bukan sekadar rangka besi—ia adalah urat nadi kehidupan sehari-hari ribuan warga.
Bayangkan anak-anak berangkat sekolah di pagi buta, petani mengangkut hasil panen dengan truk usang, atau ibu-ibu membawa barang dagangan ke pasar desa tetangga. Semua itu bergantung pada Jembatan Cikadu, satu-satunya akses utama Kampung Jayasari ke desa lain. Ketua RT setempat, Adam (42), menggambarkan kengerian itu dengan nada prihatin.
Baca Lainnya :
- Komisi D DPRD Cianjur Pertanyakan Rencana Pembangunan BLK TKI
- Penemuan Mayat Pria Gegerkan Warga Ciranjang.
- Cianjur Dapat Penghargaan Harmony Award 2020 dari Kementrian Agama RI.
- Pelaku UMKM PT. Bukit Naga Mas, Santuni Puluhan Anak Yatim di Cianjur
- Oknum Berinisial S, Pegawai Satpol PP Cianjur Diduga Lakukan Penipuan
"Jembatan ini akses utama warga... Tapi kondisinya sekarang sangat mengkhawatirkan," katanya.
Kerusakan jembatan Cikadu yang sudah bertahun-tahun ini memburuk, terutama saat hujan deras atau malam gelap, di mana rasa takut menjadi teman tetap para pengguna. Satu kecelakaan saja bisa berujung korban jiwa, lumpuhnya ekonomi pertanian, dan beban sosial yang tak terbayangkan bagi keluarga serta pemerintah.
Penjabat Sementara Kepala Desa Mekarsari, Mulyana, tak kalah vokal. Ia menegaskan peran krusial jembatan sebagai penghubung antar-desa, yang menyangkut mobilitas dan keselamatan warga secara luas.
"Kondisinya memang sangat membahayakan jika terus dibiarkan," katanya, sambil menimpali harapan pada pemerintah kabupaten dan provinsi untuk mengalokasikan dana. Usulan desa sudah diajukan, tapi terhambat birokrasi anggaran. Ini bukan sekadar keluhan lokal—ini panggilan darurat yang menuntut respons cepat.
Keterlambatan perbaikan bukan hanya soal uang, tapi prioritas. Anggaran desa terbatas, tapi kabupaten Cianjur dan Provinsi Jawa Barat punya sumber daya lebih besar melalui APBD, dana infrastruktur nasional, atau bahkan bantuan pusat via program desa tertinggal.
Bayangkan dampak jika jembatan Cikadu itu roboh: anak sekolah terisolasi, hasil panen membusuk, dan biaya evakuasi serta pengobatan melonjak. Semua pihak rugi—warga kehilangan nyawa dan mata pencaharian, pemerintah menghadapi tuntutan hukum dan citra buruk.
Kini sudah saatnya Pemkab Cianjur, Pemprov Jabar, dan Kementerian PUPR serius turun tangan, lakukan inspeksi mendadak, realokasi dana darurat, dan bangun jembatan baru yang kokoh. Jangan tunggu tragedi untuk bergerak—perbaiki Jembatan Cikadu sekarang, demi keselamatan dan masa depan warga Agrabinta! (dens).











