Jawa Barat Raih Gelar Provinsi Terinovatif di IGA 2025, Borong Dua Penghargaan Sekaligus

23 Des 2025, 10:21:56 WIB Jawa Barat
Jawa Barat Raih Gelar Provinsi Terinovatif di IGA 2025, Borong Dua Penghargaan Sekaligus

Keterangan Gambar : Foto istimewa.


Pinusnews.id - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat kembali mengukuhkan posisinya sebagai pionir inovasi di Indonesia dengan menyabet penghargaan sebagai Provinsi Terinovatif Klaster Regional II (Pulau Jawa) dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2025. Selain gelar tersebut, Jawa Barat juga menerima penghargaan khusus sebagai Provinsi dengan Sebaran Urusan Konkuren Terbanyak di Indonesia.

Kedua penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Komjen Pol (Purn) Dr. Akhmad Wiyagus, kepada Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Erwan Setiawan, pada acara puncak yang digelar di Grand Ballroom Kempinski, Jakarta, Rabu (10/12/2025).

Keberhasilan ini didasarkan pada capaian Indeks Inovasi Daerah (IID) Jawa Barat tahun 2025 yang mengalami peningkatan pesat.

Baca Lainnya :

Skor Kematangan: Jawa Barat meraih skor 84.92, meningkat dari tahun sebelumnya yang berada di angka 81.27.

Jumlah Inovasi: Sebanyak 200 inovasi unggulan berhasil dilaporkan oleh BP2D Jawa Barat hingga batas akhir pelaporan Agustus 2025.

Dalam proses penilaian, Jawa Barat mengandalkan dua inovasi utama yang menjadi percontohan nasional:

New Sambara (Bapenda Jabar): Inovasi digital yang sukses meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Rp545 miliar pada tahun 2020 menjadi Rp1,1 triliun pada tahun 2025.

Apartemen Transit (Disperumkim Jabar): Inovasi non-digital yang menyediakan hunian layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) serta mengintegrasikan intervensi sosial bagi penghuni

Wakil Menteri Dalam Negeri menyampaikan bahwa semangat inovasi yang tumbuh di daerah, seperti di Jawa Barat, sangat berperan dalam mendongkrak peringkat daya saing Indonesia di tingkat dunia. Berdasarkan data Global Innovation Index 2025, Indonesia kini menempati peringkat 55 dari 133 negara. (tim dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment