- DPRD Cianjur Gelar Rapat Paripurna: Jawaban Eksekutif atas Pandangan Umum Fraksi
- Hilman Saukani: BAZNAS dan Dekopinda Merajut Sinergi Zakat yang Menggerakkan Umat
- Ruhli Solehudin: Sekolah Rakyat Cianjur Masih Pending, Lahan 10 Hektare Jadi Kendala Utama
- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
Jaga Ketahanan Kesehatan Global : Bio Farma Sediakan 271,600 Vial Vaksin bOPV untuk Myanmar

Keterangan Gambar : Foto Istimewa.
Pinusnews.id - Bio Farma mendukung langkah Pemerintah untuk menjaga ketahanan kesehatan dunia dengan menyediakan 271.600 vial vaksin bOPV (bivalent oral polio vaksin) tipe 1 & 3 untuk program hibah vaksin dari LDKPI (Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional) Kementerian Keuangan RI kepada Pemerintah Myanmar.
Pelepasan bantuan vaksin bOPV tipe 1 & 3 secara simbolis dilakukan oleh Direktur Pengelolaan dan Pelayanan Kefarmasian Kementerian Kesehatan RI, Agusdini Banun Saptaningsih, Direktur Utama LDKPI, Tormarbulang Lumbantobing, dan Direktur Asia Tenggara Kementerian Luar Negeri RI, Arifianto Sofiyanto dan dihadari perwakilan Bio Farma di Kantor Kementerian Keuangan RI, Jakarta , pada 19 Desember 2024.
Direktur Medis & Hubungan Kelembagaan Bio Farma, Sri Harsi Teteki mengatakan bahwa vaksin yang diserahkan kepada masyarakat Myanmar merupakan komintmen Bio Farma dalam mendukung pemberantasan polio secara global.
Baca Lainnya :
- Akibat Tanah Longsor, Akses Jalan Sukanagara dan Pagelaran Cianjur Selatan Lumpuh Total
- Kini di Cianjur Hadir Layanan Virtual Grab Driver Center
- Polsek Mande Semangati Warga Ajakan 3M, Ini Tujuannya
- Tiga Pemotor Dikejar, Ditendang, Terjadilah Tabrakan
- Perketat Prokes, Polres Cianjur Tak Kendor Razia Masker
“Produk vaksin yang diserahkan kepada Pemerintah Myanmar ini merupakan komitmen Bio Farma dalam mendukung pemberantasan penyakit polio secara global, sekaligus memperhuat hubungan kerja sama dan kemanusiaan di Kawasan Asia Tenggara. Produk vaksin ini telah mendapat registrasi resmi dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) yang terjamin kualitas, keamanan dan efektivitrasnya sesuai standar internasional,” papar Sri Harsi.
“Proses pendistribusian vaksin dilakukan melalui kerja sama yang baik dengan Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI), yang berperan penting di dalamnya memastikan vaksin dikterima dengan baik dan tepat sasaran kepada Pemerintah Myanmar” menambahkan.
Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya menyampaikan bahwa merupakan suatu kehormatan bagi Bio Farma karena dapat berkontribusi pada Diplomasi Kesehatan Global.
“Penyediaan vaksin bOPV kepada warga Myanmar ini merupakan bentuk komitmen Bio Farma dalam meningkatkan akses vaksinasi di tingkat global. Kami merasa terhormat
dapat membantu Pemerintah Indonesia dalam menjalankan program Diplomasi Kesehatan, terutama dalam membantu negara sahabat yang sedang membutuhkan. Kami harap vaksin produksi kami dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Myanmar dan mengharumkan nama bangsa melalui penyaluran produk kami.” kata Shadiq.
Vaksin bOPV merupakan jenis vaksin yang paling umum digunakan dalam perjuangan anggota polio. Ada berbagai jenis OPV yang melindungi terhadap satu, kombinasi dua, atau ketiga serotipe polio yang berbeda – tipe 1, 2, dan/atau 3. Vaksin bOPV diberikan secara oral atau dari mulut.
Vaksin bOPV Bio Farma memberikan perlindungan terhadap Polio 1 dan 3. Produk vaksin ini telah mendapat registrasi resmi dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), serta kualifikasi dari Badan Kesehatan Dunia(WHO) pada tahun 2010. (tim).











