- Bupati Cianjur Mutasi Pejabat Strategis Berbasis Kompetensi dan Transparansi
- Pemprov Jabar Terima Penghargaan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Terbaik
- Sekda Cianjur: Manfaatkan AI untuk Pelayanan Publik yang Lebih Baik
- Zakat BAZNAS Cianjur: Dari Pengumpulan Ramadhan hingga Kesejahteraan Warga yang Nyata
- Bupati Cianjur: Layanan NIB Gratis sebagai Katalisator Kemajuan Ekonomi Lokal
- Bupati Cianjur Didampingi Ruhli Apel Kebangsaan di SMAN 1 Sindangbarang
- Presiden Prabowo Terima Laporan Capaian Program Magang Nasional dan Pelatihan Vokasi
- Bupati Cianjur Minta Maaf Atas Gangguan Distribusi Air Bersih Akibat Banjir di Ciranjang
- Pendidikan Vokasi di Jabar Direvitalisasi Agar Sesuai Kebutuhan Industri
- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
Hati-Hati! Cianjur Sudah Memasuki Musim Hujan, Berpotensi Terjadinya Bencana Longsor dan Banjir

Keterangan Gambar : Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Asep Kusmana Wijaya.
Pinusnews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jaws Barat, menetapkan status siaga bencana banjir dan longsor. Bahkan status siaga tersebut berlaku hingga Maret 2025.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Asep Kusmana Wijaya mengatakan, saat ini Cianjur sudah memasuki musim hujan, sehingga berpotensi terjadinya bencana banjir dan longsor.
“Beberapa hari terakhir juga mulai terjadi bencana longsor baik yang menutup jalan ataupun merusak rumah warga, salah satunya yang terjadi di Kecamatan Naringgul yang menutup akses Cianjur-ciwidey,” kata Kalak BPBD Cianjur, Rabu (13/11/2024).
Baca Lainnya :
- Arus Lalulintas Sempat Terganggu, Akibat Pohon Besar Tumbang di Pacet Cianjur
- Direktur Jendral PKTN Kunjungi Pasar Rakyat Cipanas Menuju sertifikasi SNI.
- Dudi Tegaskan ASN di Cianjur Harus Netral di Pilkada 2020
- Sejumlah Kampung di Agrabinta Cianjur Dikepung Banjir dan Longsor
- Panwascam Sukaluyu Lantik 170 Anggota PTPS
Menurut Asep, BPBD pun segera mengambil langkah untuk menerapkan status siaga bencana banjir dan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan semua pihak.
“Status siaganya kita ajukan mulai 31 Oktober 2024. Jadi sekarang sudah berlaku. Berakhirnya sampai Maret 2025 atau sepanjang musim hujan,” kata Asep.
Untuk warga di daerah yang berada di kawasan dataran, lanjut dia, diminta untuk siaga bencana banjir, sedangkan kawasan pengunungan dan terdapat tebing diimbau untuk siaga bencana longsor.
“Jadi Cianjur ini lengkap, terdapat dataran tinggi dan dataran rendah. Sehingga potensi bencananya juga tinggi baik banjir dan longsor. Tapi tidak menyeluruh, untuk banjir di kawasan dataran rendah dan longsor di kawasan perbukitan atau pegunungan,” jelas Asep.
Asep meminta agar masyarakat tetap siaga saat terjadi hujan deras selama berjam-jam. “Tetap waspada dan siaga, apabila hujan deras cukup lama segera mengungsi apabila daerahnya berpotensi terjadi bencana,” ungkap Asep menegaskan. (dens).











