- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
Gelar Anugerah Pajak Daerah dan Retribusi Daerah 2025, Bentuk Apresiasi Kepada Wajib Pajak
.jpg)
Keterangan Gambar : Momen Gelar Anugerah Pajak Daerah dan Retribusi Daerah 2025, berlangsung di Taman Pancaniti Pendopo Cianjur, Rabu, 24 Desember 2025.
Pinusnews.id - Pemerintah Kabupaten Cianjur, melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Cianjur, baru saja menyelenggarakan Anugerah Pajak Daerah dan Retribusi Daerah 2025 di Taman Pancaniti Pendopo Cianjur pada Rabu, 24 Desember 2025.
Acara ini bukan sekadar seremoni penghargaan, melainkan momentum refleksi atas kontribusi luar biasa wajib pajak dan pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Di balik kilauan penghargaan yang diserahkan langsung oleh Bupati Cianjur Wahyu Ferdian, tersirat komitmen kuat Bapenda Cianjur untuk terus berinovasi, yang menjanjikan kinerja gemilang di masa depan.
Kepala Bapenda Kabupaten Cianjur, Cicih Parmasih, menekankan bahwa anugerah ini menghormati kesadaran, kepatuhan, ketaatan, dan ketepatan waktu wajib pajak dari berbagai kalangan.
Baca Lainnya :
- Tahun 2020 di Cianjur Kriminalitas Turun, Kasus Narkoba MeningkatÂ
- Awas Hati-Hati, Ada Oknum Satpol PP Cianjur Lakukan Penipuan
- Kontes Burung Bergengsi di Pendopo Tumaritis Cianjur
- Dishub Cianjur Pasang CCTV di 8 Titik, 24 Jam Pantau Lalu-Lintas
- Geger, di Sebuah Kosan seorang Pria Meninggal, yang Wanita Kritis
Penghargaan itu diberikan kepada beragam pihak, mulai dari kepala perangkat daerah pemungut PAD lain-lain, pemungut retribusi daerah, camat, lurah, kepala desa, mitra Bapenda, notaris/PPAT, hingga pegawai Bapenda sendiri dan wajib pajak dari sektor usaha.
Kontribusi mereka terbukti strategis: pajak daerah yang dibayarkan tepat waktu menjadi tulang punggung pembiayaan pembangunan Cianjur, mendukung infrastruktur, layanan publik, dan kesejahteraan masyarakat.
Pencapaian nyata Bapenda hingga kini mencapai sekitar 90 persen dari target PAD Rp419 miliar dari 11 sektor pajak daerah—prestasi yang luar biasa mengingat tantangan ekonomi nasional. Namun, yang lebih menggembirakan adalah optimisme Cicih Parmasih.
Dengan sisa waktu satu pekan di akhir tahun anggaran, Bapenda telah menyiapkan langkah-langkah optimalisasi intensif untuk menyentuh target 100 persen. Strategi ini mencakup penguatan koordinasi dengan pemangku kepentingan, pemanfaatan teknologi digital untuk pemungutan pajak, dan kampanye kesadaran berkelanjutan.
Ke depannya, kinerja Bapenda Cianjur diproyeksikan semakin cemerlang. Realisasi 90 persen bukan akhir, melainkan pijakan untuk ekspansi PAD di tahun-tahun mendatang. Dengan pengalaman mengelola 11 sektor pajak secara efektif, Bapenda siap diversifikasi sumber PAD baru, seperti retribusi digital sambil memperkuat kepatuhan melalui insentif dan kemudahan layanan.
Hal ini akan mempercepat pembangunan Cianjur menuju visi kabupaten mandiri secara fiskal, di mana PAD tak lagi bergantung pada dana transfer pusat. Optimisme ini didukung budaya apresiasi seperti Anugerah 2025, yang memotivasi semua pihak untuk berkontribusi lebih besar.
Pada akhirnya, kesuksesan Bapenda mencerminkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Dengan fondasi kuat saat ini, Cianjur berpotensi menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengelolaan keuangan daerah yang berkelanjutan dan inovatif.(dens).











