- DPRD Cianjur Gelar Rapat Paripurna: Jawaban Eksekutif atas Pandangan Umum Fraksi
- Hilman Saukani: BAZNAS dan Dekopinda Merajut Sinergi Zakat yang Menggerakkan Umat
- Ruhli Solehudin: Sekolah Rakyat Cianjur Masih Pending, Lahan 10 Hektare Jadi Kendala Utama
- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
Disiplin Jadi Pondasi Pelayanan Prima, Disdikpora Cianjur Tancapkan Budaya Kerja Profesional

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Ruhli Solehudin.
Pinusnews.id - Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur menegaskan kembali pentingnya disiplin sebagai fondasi pelayanan publik yang berkualitas. Kepala Disdikpora Cianjur, Ruhli Solehudin, menekankan bahwa disiplin bukan sekadar aturan formal, melainkan cerminan integritas seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).
Menurut Ruhli, perilaku sederhana seperti datang tepat waktu menunjukkan komitmen dan rasa tanggung jawab dalam melayani masyarakat. Ruhli juga mengingatkan bahwa keterlambatan tidak sejalan dengan peran ASN sebagai panutan publik.
"Datang terlambat bukanlah contoh yang baik bagi seorang ASN," tegas Ruhli, menegaskan harapan agar setiap pegawai menunjukkan sikap profesional. Pesan ini penting karena sikap individu di lingkungan birokrasi berpengaruh langsung pada kepercayaan warga terhadap layanan publik, terutama di sektor pendidikan.
Baca Lainnya :
- Dana Milyaran Jangan Semena-Mena Digunakan Kepala Desa
- Plt. Bupati Cianjur : Camat Harus Sediakan Tempat Isolasi Mandiri
- Fakta Baru, Dewan Temukan Orang Kaya di Cianjur Dapat BPNT
- Hebat, Cianjur Punya Dana 15 Miliar untuk Jaminan Persalinan
- Oknum Wartawan Resahkan Pondok Pesantren di Cianjur
Lebih jauh, Ruhli menjelaskan bahwa budaya disiplin harus dimulai dari diri sendiri agar tercipta lingkungan kerja yang produktif dan berorientasi pada pelayanan prima. "Budaya disiplin yang dimulai dari diri sendiri akan menciptakan lingkungan kerja yang profesional, produktif, dan berorientasi pada pelayanan prima," ungkapnya.
Pernyataan Ruhli di atas tersebut menggambarkan arah kebijakan Disdikpora Kabupaten Cianjur yang tidak hanya fokus pada aturan, tetapi juga pembentukan sikap dan etos kerja.
Kinerja Disdikpora Cianjur terlihat dari upaya membangun budaya kerja yang konsisten yakni penguatan integritas, penerapan disiplin waktu, serta penekanan tanggung jawab dalam setiap tugas. Inisiatif ini diharapkan meningkatkan mutu layanan pendidikan dan responsivitas dinas terhadap kebutuhan warga, guru, dan siswa.
Dengan langkah-langkah yang konkret, Disdikpora Cianjur memperlihatkan bahwa reformasi budaya kerja bisa menjadi jalan cepat memperbaiki layanan publik di tingkat kabupaten.
Ruhli mengajak seluruh jajaran Disdikpora Cianjur untuk bergerak bersama demi tujuan tersebut. "Sebagai ASN, disiplin merupakan salah satu nilai dasar yang harus kita pegang teguh," tegasnya, menutup seruan kolektif agar seluruh pegawai menjadi teladan dalam pelayanan.
Jika komitmen ini dijaga, masyarakat Cianjur dapat menikmati layanan pendidikan yang lebih profesional dan terpercaya. (dens).











