- SENJA Cianjur Diluncurkan: Sekolah untuk Membuat Lansia Sehat, Mandiri, dan Produktif
- Bupati Cianjur Ajak MUI Kolaborasi Perkuat Pembinaan Keagamaan dan Layanan Publik
- Kejar Target Angka Harapan Hidup, Jabar Siap Sukseskan Program KITA SEHAT
- Cianjur Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan 3 Bulan, BPBD Tangkas Koordinasi Mitigasi dan Bantuan
- BAZNAS Cianjur Perbaiki Rutilahu: Dua Keluarga Terima Bantuan Rp25 Juta
- Disdikpora Cianjur Perkuat Pengawasan BOS Kinerja, 210 Kepala Sekolah Ikuti Sosialisasi
- Perumdam Tirta Mukti Cianjur: Musim Kemarau Panjang, Pasokan Air Bersih Menipis
- DPUTR Cianjur Perkuat Integritas: Sosialisasi Anti-Gratifikasi untuk Pelayanan Publik yang Bersih
- Kerja Skala Besar di Mekarmukti: Progres TMMD Ke-129 Kodim 0608/Cianjur Capai Banyak Titik
- Relokasi SDN Pasirkelewih Bikin Akses Belajar Lebih Dekat dan Nyaman
Dinkes Cianjur Aktif Kampanyekan Pencegahan Stunting untuk Generasi Sehat dan Berkualitas

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, I Made Setiawan.
Pinusnews.id - Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penanganan stunting, guna memastikan generasi masa depan tumbuh sehat dan berkualitas.
Kepala Dinkes Cianjur, I Made Setiawan, menegaskan bahwa stunting merupakan masalah serius yang mengancam kualitas generasi mendatang. Oleh karena itu, upaya pencegahan harus dimulai dari keluarga sebagai langkah utama.
“Stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan yang menjadi masa kritis bagi perkembangan otak, kemampuan belajar, dan kesehatan jangka panjang anak,” jelasnya.
Baca Lainnya :
- Meski Dananya Minim, Berani Rombak Kantor, Hasilnya..Wow Keren!
- Duh Kasihan, Pohon Tumbang Hancurkan Rumah Milik IdaÂ
- Polres Cianjur Tangkap Tukang Obat Cabuli Anak
- PT. Bukit Naga Mas Punya Pasukan Pembuat Mesin untuk Kemajuan UMKM di Cianjur
- Cegah Kerumunan Massa, Dandim, Kapolres dan Ketua DPRD Cianjur Patroli Malam Pergantian Tahun
Ia menambahkan, stunting bukan sekadar soal tinggi badan, melainkan membawa risiko rendahnya kecerdasan, daya tahan tubuh lemah, dan produktivitas rendah saat dewasa. Kondisi ini berpotensi menurunkan kualitas sumber daya manusia, memengaruhi pembangunan nasional secara signifikan.
Lebih lanjut, I Made Setiawan menjelaskan bahwa tingginya angka stunting berpotensi merugikan sektor sosial dan ekonomi.
“Kasus stunting yang tinggi akan melemahkan daya saing bangsa di tengah tantangan global yang kian kompleks,” ujarnya.
Dinkes Cianjur mendorong pencegahan stunting tidak hanya dengan pemenuhan gizi, tetapi juga melalui edukasi kesehatan, peningkatan sanitasi lingkungan, serta akses layanan kesehatan ibu dan anak. Upaya terpadu ini melibatkan pemerintah, tenaga medis, dan keluarga.
“Orangtua perlu memahami betul pentingnya asupan gizi seimbang sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Periode ini adalah jendela emas yang menentukan kesehatan anak di masa depan,” tuturnya.
Dinkes Cianjur berkomitmen serius menangani stunting sebagai langkah strategis menjaga kualitas generasi muda. Penanganan stunting yang efektif akan menghasilkan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan produktif, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan. (dens).











