- Kolaborasi Kemenag dan BAZNAS Cianjur, Menguatkan Usaha Masyarakat dari KUA
- Jamsostek Award 2026: Bukti Nyata Kinerja Disnakertrans Cianjur dalam Melindungi Nasib Buruh
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Integritas dan Komitmen Pelayanan Publik
- Pelantikan dan Pelatihan PMR Cianjur di Cibodas Jadi Momentum Kepemudaan
- Disdikpora Cianjur Tegaskan Profesionalisme ASN Lewat Penegakan Aturan
- Pemprov Jabar Selenggarakan Bursa Kerja Secara Live, Bisa Dipantau di Tiktok KDM
- Diskominfo Cianjur Perkuat Layanan Pengaduan agar Cepat dan Responsif
- Infak Kemanusiaan TK Thamrin Putradjaya dan BAZNAS Cianjur untuk Saudara di NTT
- DPMPTSP Cianjur Gerakkan Investasi di Tengah Tantangan Lahan
- Inilah Sikap Politik Ketua PSI Cianjur Terhadap Persoalan UHC di Kabupaten Cianjur
Dinas PUTR Cianjur Dukung Gotong Royong Lobaan: Irigasi Baru untuk 580 Ha Sawah di Parakantugu

Keterangan Gambar : Pihak Dinas PUTR Kabupaten Cianjur dalam kegiatan Gorol (Gotong Royong Lobaan) di Parakantugu, Cijati, Cianjur Selatan.
Pinusnews.id - Pada beberapa hari lalu, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian memimpin kegiatan Gorol (Gotong Royong Lobaan) pembangunan irigasi di Desa Parakantugu, Kecamatan Cijati. Kegiatan ini merupakan respons cepat pemerintah daerah terhadap kebutuhan air bagi lahan pertanian setempat, dan menjadi momentum penting untuk memperkuat ketahanan pangan lokal. Kehadiran langsung pimpinan daerah menunjukkan komitmen Pemkab Cianjur terhadap sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian desa.
Peran Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Cianjur yang dipimpin Eri Rihandiar, sangat menentukan dalam pelaksanaan Gorol ini. Dinas PUTR Cianjur juga tidak hanya menyusun desain teknis saluran irigasi, tetapi juga mengoordinasikan tenaga teknis dan material sehingga pekerjaan lapangan berjalan efisien. Keahlian teknis yang dibawa PUTR Cianjur memastikan normalisasi saluran dilakukan sesuai standar keselamatan dan fungsionalitas, sehingga manfaatnya berkelanjutan untuk kebutuhan irigasi.
Kegiatan Gotong Royong Lobaan ini melibatkan kolaborasi antara Pemkab Cianjur, Dinas PUTR Cianjur, aparat kecamatan, pemerintah desa, warga, dan BPBD. Sinergi lintas pihak tersebut mempercepat proses pelaksanaan dan mempermudah penyelesaian titik-titik kritis pada saluran irigasi. Keterlibatan masyarakat lokal juga memperkuat aspek keberlanjutan, karena warga ikut menjaga dan memahami fungsi infrastruktur yang dibangun.
Baca Lainnya :
- 60 Pasien ODGJ Yayasan Rumah Pulih Jiwa Telah Sembuh, Tapi Pemda Cianjur Tutup Mata
- Pesantren Roboh, Belasan Santri Tertimpa Bangunan
- Mobil Angkutan Umum Tertimpa Pohon, 2 Sopir Dilarikan ke Rumah SakitÂ
- Babak Baru, Usai Pencuri Motor Babak Belur Dihajar Warga, satu Pelaku Kabur
- Bupati Herman Suherman : Cianjur Harus Steril dari Covid-19
Saluran irigasi yang dinormalisasi dan dibangun di Parakantugu memiliki cakupan manfaat yang besar: diperkirakan akan mengairi sekitar 580 hektare lahan pertanian. Luas ini berarti peningkatan ketersediaan air untuk produksi padi dan tanaman musiman lain, sehingga produktivitas pertanian di wilayah tersebut dapat terjaga. Dampak ekonomi bagi petani diprediksi signifikan, terutama di masa musim kemarau panjang.
Pembenahan irigasi ini juga menjadi langkah adaptasi terhadap perubahan iklim dan variabilitas musim. Dengan infrastruktur yang lebih handal, petani di Parakantugu memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap kekeringan dan fluktuasi musim. Peran Dinas PUTR Cianjur dalam desain dan pelaksanaan teknis merupakan fondasi agar infrastruktur mampu berfungsi optimal saat dibutuhkan, sekaligus meminimalkan risiko kerusakan di masa depan.
Lebih dari sekadar pekerjaan fisik, Gorol ini merefleksikan kuatnya budaya gotong royong masyarakat dan kapasitas pemerintah daerah untuk menterjemahkan kebutuhan warga menjadi program nyata. Keberhasilan kegiatan ini menjadi contoh model kerja sama pemerintah—dinas teknis—dan masyarakat dalam mengamankan produksi pangan lokal. Untuk ke depannya, upaya serupa yang dipimpin dan didukung Dinas PUTR Cianjur akan krusial untuk memperluas akses irigasi dan memperkuat kedaulatan pangan di Cianjur. (dens).











