- Mengenali Sawah Tadah Hujan Agrabinta: DTPHP Cianjur Hadapi Halodo dengan Langkah Tepat
- Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi Komunikasi Publik melalui FGD di Bogor
- Santri Cianjur Tunjukkan Kepedulian: Dari Pesantren untuk Kemanusiaan
- Cianjur Kota Santri yang Kharismatik
- Wajah Baru SD Negeri Tugu Sari: Semangat Baru untuk Pendidikan Cianjur
- Sinergi untuk Cianjur Tangguh: BAZNAS Cianjur Beri 100 Paket Sembako untuk BALAKAR
- Jabatan Bukan Hak Istimewa: Cianjur Perkuat Integritas ASN Bersama KPK
- Pemkab Cianjur Perkuat Komitmen Anti-Korupsi Melalui Kode Etik dan TPP
- Kejari Cianjur Perkuat Integritas Pengelola Madrasah melalui Pencerahan Hukum
- DTPHP Cianjur Perkuat Kesiapan Koperasi Merah Putih Lewat Sinergi Pertanian
Dinas Kesehatan Cianjur Perkuat Pencegahan Penyakit Musim Hujan, Fokus Tangkal Demam Berdarah

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, I Made Setiawan.
Pinusnews.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur memperkuat langkah-langkah pencegahan dan pengendalian penyakit menular menjelang musim penghujan. Fokus utama upaya ini adalah mencegah peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD), yang kerap meningkat pada musim tersebut.
Berbagai kegiatan lapangan telah dijalankan untuk meningkatkan kesadaran dan mengurangi risiko penyakit, mulai dari edukasi masyarakat, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pemantauan langsung oleh tim surveilans Dinas Kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, I Made Setiawan, menegaskan bahwa koordinasi telah dilakukan secara intensif dengan seluruh puskesmas dan kader kesehatan di setiap desa.
Baca Lainnya :
- Komunitas UMKM PT. Bukit Naga Mas Beri Bantuan ke Yayasan, Fakir Miskin dan Duafa
- Samsat Cianjur Tutup, 2 Januari 2021 DibukaÂ
- Plh. Sekda Cianjur Monitoring Harga Bahan Pokok Jelang Natal dan Tahun Baru 2021
- Nah Ini Dia, Cianjur Terima Bantuan Keuangan dari Provinsi
- Covid-19 Makin Merajalela, KBM di Cianjur Terancam Ditunda
“Kami rutin melakukan sosialisasi bersama kader dan masyarakat, terutama di wilayah yang rawan DBD. Kami juga mendorong penerapan gerakan 3M, yaitu menguras, menutup, dan memanfaatkan kembali tempat penampungan air untuk memutus siklus hidup nyamuk,” ujarnya kepada wartawan, belum lama ini.
Selain edukasi, puskesmas meningkatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan di kantor pemerintahan, sekolah, dan desa-desa. Langkah ini merupakan bagian dari program nasional yang menargetkan minimal 40 persen masyarakat mendapat akses pemeriksaan kesehatan dasar.
“Pemeriksaan ini berfungsi untuk mendeteksi dini gangguan kesehatan. Bila ditemukan tanda-tanda sakit, petugas langsung memberikan penanganan awal seperti pemberian vitamin, obat, atau rujukan ke rumah sakit,” jelas Made.
Tim surveilans juga melakukan pemantauan lapangan secara intensif. Mereka memastikan validitas laporan masyarakat dan segera menindaklanjuti dengan tindakan fogging di lokasi yang ditemukan jentik nyamuk atau kasus DBD.
“Begitu ada laporan kasus, petugas langsung turun ke lapangan untuk melakukan verifikasi dan upaya pencegahan agar penyakit tidak meluas,” tambahnya.
Dinas Kesehatan juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga pola hidup bersih dan sehat, terutama pada musim hujan yang meningkatkan risiko penyakit. Kebersihan lingkungan dan perhatian terhadap genangan air yang menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk menjadi kunci utama untuk mencegah penyakit menular.
Selain itu, Dinkes Cianjur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam program pencegahan ini agar kesehatan masyarakat tetap terjaga dan kabupaten mampu menghadapi tantangan musim penghujan dengan baik. (dens).











