- DPPKBP3A Cianjur Raih Penghargaan Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan
- Jejak Hilman Saukani Membawa BAZNAS Cianjur Lebih Transparan dan Dipercaya
- Menabur Kepedulian, Menuai Kesiapsiagaan: Ribuan Pelajar Cianjur Ikuti Pelatihan dan Pelantikan PMR
- DPPKBP3A Cianjur Kukuhkan SD Ibu Jenab 2 sebagai Sekolah Ramah Anak
- Syukuran dan Komitmen Disbudpar Cianjur Menumbuhkan Kampung Budaya Padi Pandanwangi
- SIROJA, Ikhtiar Camat Mande Memperkuat Ketakwaan dan Kebersamaan
- DLH Cianjur Ajak Warga Bersihkan Sampah untuk Lingkungan yang Nyaman dan Sehat
- DPRD Cianjur Sepakati Perubahan APBD 2026: Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Rakyat
- Revitalisasi SMPS Karakter Daarul Arsyad: Wajah Baru Sekolah dan Bangkitkan Semangat Belajar
- BAZNAS Cianjur dan Sholat Istisqo: Dari Doa dan Sedekah Harapkan Hujan di Cianjur
Diduga Akibat Korsleting Listrik, SDN Cibaregbeg 1 Cibeber Habis Dilalap Api

Keterangan Gambar : Saat terjadinya kebakaran yang menimpa Sekolah Dasar Negeri Cibaregbeg 1 di Kampung Bunder, Desa Cibaregbeg, Kecamatan Cibeber, Cianjur.
Pinusnews.id - Suasana mencekam menyelimuti Kampung Bunder, Desa Cibaregbeg, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Sabtu malam (6/9/2025).
Kobaran api melahap habis bangunan SDN Cibaregbeg 1, meninggalkan kepedihan mendalam bagi guru, siswa, dan warga sekitar.
Api diduga berasal dari korsleting listrik sekitar pukul 21.00 WIB. Dalam sekejap, si jago merah menjalar cepat, membakar ruang demi ruang hingga tak tersisa. Perpustakaan, musala, dapur, dan toilet sekolah luluh lantak tinggal abu.
Baca Lainnya :
- Jelang Nataru, Ribuan Miras Bermerek Diamankan, Langsung Dimusnahkan
- Kurangi Beban Petani Dimasa Pandemi Covid-19, Fraksi Partai Gerindra Serahkan Bantuan Benih
- Inna lillahi, Empat Kadis Positif Covid-19, Satu Orang Meninggal Dunia
- Akibat Cuaca Buruk Nelayan Jayanti Gagal Cari Ikan, Kini Tanam Jagung
- Pemdes Tanjungsari Sukaluyu Bagikan BLT
“Api cepat membesar karena material bangunan banyak yang mudah terbakar. Warga sudah berusaha dengan alat seadanya, tapi tak kuasa menahan ganasnya api,” tutur Ari Agus, anggota Retana Cibeber, dengan suara lirih, Minggu (7/9/2025).
Beruntung, tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian ditaksir mencapai Rp736 juta, angka yang menjadi beban berat bagi pihak sekolah. Pemadam kebakaran baru berhasil menjinakkan api sekitar 30 menit setelah tiba di lokasi, dibantu warga dan relawan.
Upaya keras dilakukan agar api tidak merembet ke permukiman warga yang hanya berjarak beberapa meter dari sekolah. “Kalau sedikit terlambat, rumah-rumah warga pasti ikut terbakar,” tambah Ari.
Kini, SDN Cibaregbeg 1 hanya menyisakan puing-puing hitam. Kegiatan belajar mengajar dipastikan terganggu, sementara pihak sekolah masih menunggu langkah darurat dari Dinas Pendidikan Cianjur.
Meski penyebab awal mengarah pada korsleting listrik, aparat berwenang akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Yang pasti, bagi ratusan siswa, musibah ini bukan sekadar kehilangan bangunan, melainkan juga hilangnya ruang belajar, tempat berdoa, dan jejak kenangan masa kecil mereka. (tim dens).











