- Cepi R Fadiana: Perkim Cianjur Dirikan Bangunan Hunian Layak: Rp1,8 Miliar untuk 63 Rumah Baru di 20
- Eri Rihandiar: Antisipasi Kemarau Panjang, Dinas PUTR Cianjur Benahi Irigasi dan Pola Tanam Adaptif
- Sinergi Pendidikan: STAI Al-Ittihad dan Pemerintah Cianjur Bangun Kolaborasi Strategis
- Bupati Cianjur Mutasi Pejabat Strategis Berbasis Kompetensi dan Transparansi
- Pemprov Jabar Terima Penghargaan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Terbaik
- Sekda Cianjur: Manfaatkan AI untuk Pelayanan Publik yang Lebih Baik
- Zakat BAZNAS Cianjur: Dari Pengumpulan Ramadhan hingga Kesejahteraan Warga yang Nyata
- Bupati Cianjur: Layanan NIB Gratis sebagai Katalisator Kemajuan Ekonomi Lokal
- Bupati Cianjur Didampingi Ruhli Apel Kebangsaan di SMAN 1 Sindangbarang
- Presiden Prabowo Terima Laporan Capaian Program Magang Nasional dan Pelatihan Vokasi
Debit Air Menyusut, 4 Kecamatan di Cianjur Dilanda Kekeringan

Keterangan Gambar : Irigasi di salah satu kecamatan yang debit airnya tampak menyusut.
Pinusnews.id - Kekeringan berkepanjangan yang melanda Cianjur Selatan telah mengakibatkan menyusutnya drastis debit air di sejumlah irigasi yang melayani empat kecamatan.
Kondisi ini mengancam pasokan air untuk lahan pertanian, membuat para petani dihadapkan pada kesulitan dalam mengairi sawah mereka.
Bubun Burhanudin, seorang warga Kadupandak, mengungkapkan bahwa debit sungai yang semakin kecil berdampak langsung pada berkurangnya aliran air ke irigasi.
Baca Lainnya :
- Warga Benjot Cianjur Unras, Geruduk Kantor Desa
- Miris! Gubuk Reyod Seorang Pejuang Kemerdekaan Warga Cianjur, Riwayatmu Kini
- Aksi Long March Warnai Hari Santri Nasional di Cianjur
- Mobil Carry Hangus Terbakar di SPBU
- Semangat Kebersamaan HSN, Pjs Bupati Cianjur Siap Perangi Penyebarluasan Covid-19
"Airnya sudah tidak mencukupi untuk mengairi padi dan palawija," ujarnya.
Kepala UPTD Pelayanan Infrastruktur Irigasi Wilayah V Sukanagara, MM Kurniawan, membenarkan bahwa kondisi ini sangat memprihatinkan.
"Daerah aliran Sungai Cimanggu dan Cikawung, yang memasok air ke sejumlah daerah irigasi di Kecamatan Kadupandak, mengalami penurunan debit air yang sangat signifikan," jelasnya.
Kurniawan menambahkan bahwa pihaknya terus memantau kondisi irigasi dan berupaya mencari solusi untuk mengatasi permasalahan ini.
"Kami khawatir jika kekeringan terus berlanjut, produksi pertanian di wilayah ini akan terancam," tambahnya. (tim-dens).











