- Bupati Cianjur Sambut Korban TPPO, Ingatkan Warga Urus TKI Secara Legal
- Cianjur Masih di Bawah: Tantangan IPM dan Upaya Perbaikan Bersama
- Peringati Milangkala Ke-349 Kabupaten Cianjur, KDM akan Tingkatkan Kualitas Pendidikan
- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
Dari Mimbar Idulfitri Menuju Aksi Nyata: Harapan Cianjur Era Baru yang Berjaya

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian.
Pinusnews.id - Perayaan Idulfitri adalah momentum refleksi spiritual dan sosial bagi umat Muslim. Di Kabupaten Cianjur, suasana khidmat tersebut terasa saat Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, melaksanakan salat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Agung Cianjur bersama jajaran Forkopimda dan masyarakat, Sabtu, 21 Maret 2026.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan penuh kehangatan kepada masyarakat. “Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Cianjur, saya mengucapkan Taqabalallahu Minna wa Minkum, Shiyamana wa Shiyamakum. Minal aidzin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin,” tuturnya.
Lebih dari sekadar ucapan seremonial, Idulfitri dimaknai sebagai kemenangan sejati. Bupati menegaskan bahwa makna kemenangan bukan hanya menahan lapar dan dahaga selama Ramadan, tetapi juga keberhasilan dalam mengendalikan diri, memperkuat keimanan, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Baca Lainnya :
- Rapat Forkopimda dan Evaluasi Penanganan Covid-19 di Cianjur
- 97 SD dan 54 SMP di Cianjur Dapat Bantuan 55 Miliar
- Dinkes Cianjur Gelar Simulasi Vaksin Covid-19
- Soal Data KPM, Komisi D Siap Panggil TKSK dan Camat Warungkondang
- Kapolsek Sukaluyu : Pencarian Aji Korban Tenggelam Akan Terjunkan Tim SAR Bandung
Momentum ini juga menjadi ajakan untuk kembali kepada fitrah sebagai manusia yang lebih baik. Masyarakat diajak untuk menumbuhkan sikap sabar, peduli, dan peka terhadap sesama, serta menjaga nilai-nilai kebaikan yang telah dibangun selama Ramadan agar terus hadir dalam kehidupan sehari-hari.
Tema Idulfitri tahun ini,
“Merajut tali persaudaraan, mempererat kebersamaan di momen Fitri, menuju Cianjur era baru yang berjaya (Beragama, Sejahtera, dan Berkarya) menjadi arah sekaligus harapan bersama," imbuhnya.
Tema tersebut tidak hanya menjadi rangkaian kata yang indah, tetapi mengandung visi besar tentang masa depan Cianjur.
Di akhir sambutannya, Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen, termasuk generasi muda, untuk berkontribusi aktif melalui semangat gotong royong dan optimisme.
Namun demikian, harapan besar tersebut tidak boleh berhenti sebagai slogan yang nyaring terdengar di mimbar semata. Ungkapan dan visi yang disampaikan Bupati Cianjur harus menjelma menjadi langkah nyata yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Pembangunan yang inklusif, peningkatan kesejahteraan, serta penguatan nilai keagamaan dan sosial harus benar-benar hadir dalam kehidupan warga sehari-hari.
Dengan demikian, Idulfitri bukan hanya menjadi penanda berakhirnya Ramadan, tetapi juga awal dari komitmen baru untuk membangun Cianjur yang lebih baik. Cianjur yang tidak hanya berjaya dalam kata, tetapi juga dalam karya dan kenyataan. (dens).











