- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
- Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi
- Presiden Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat Kesiapan Hadapi Kemarau dan El Nino
- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
- Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi
- Presiden Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat Kesiapan Hadapi Kemarau dan El Nino
- ASN Predator di Cianjur: BKPSDM Siap Pecat dan Potong Gaji, Tak Ada Ampun
- TNI Pacu Pengerjaan Jalan dan Rutilahu di Mekarmukti, Warga Antusias
Cianjur Resmi Jadi Kota Wakaf Ketiga di Jawa Barat, Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Keterangan Gambar : Kabupaten Cianjur bergabung menjadi daerah ketiga di Jawa Barat jadi Kota Wakaf setelah Indramayu dan Cirebon.
Pinusnews.id - Momen kegiatan ini merupakan sejarah baru yang tercipta di Kabupaten Cianjur, dengan penetapannya sebagai Kota Wakaf oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Acara launching digelar meriah di Halaman Pancaniti Pendopo Cianjur pada Selasa (2/12/2025), diwarnai dengan gemuruh tepuk tangan masyarakat dan tokoh agama.
Cianjur kini bergabung menjadi daerah ketiga di Jawa Barat yang menyandang predikat prestisius tersebut, menyusul Indramayu dan Cirebon.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI, Abu Rokhmad, dalam sambutannya menegaskan bahwa Cianjur bukan hanya layak, tetapi memiliki potensi strategis yang besar untuk menjadi motor penggerak wakaf produktif di Indonesia.
Baca Lainnya :
- Duh Kasihan, Pohon Tumbang Hancurkan Rumah Milik IdaÂ
- Polres Cianjur Tangkap Tukang Obat Cabuli Anak
- PT. Bukit Naga Mas Punya Pasukan Pembuat Mesin untuk Kemajuan UMKM di Cianjur
- Cegah Kerumunan Massa, Dandim, Kapolres dan Ketua DPRD Cianjur Patroli Malam Pergantian Tahun
- Komunitas UMKM PT. Bukit Naga Mas Beri Bantuan ke Yayasan, Fakir Miskin dan Duafa
Ia menambahkan bahwa ke depan, pengelolaan zakat dan wakaf harus dilakukan secara profesional agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
“Zakat dan wakaf yang dikelola secara profesional dapat mengangkat derajat ekonomi masyarakat. Ini menjadi energi penggerak agar masyarakat kecil bisa mandiri dan keluar dari lingkaran kesulitan ekonomi,” ujarnya penuh keyakinan.
Wakil Bupati Cianjur, Ramzi, menyambut positif penetapan ini sebagai sebuah lompatan besar bagi daerahnya. Ia menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah untuk mengembangkan program Kota Wakaf secara optimal, sehingga dapat memberdayakan berbagai potensi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan melalui wakaf produktif.
Selain acara pengukuhan, kegiatan launching juga diisi dengan diskusi forum pengelolaan wakaf dan zakat yang melibatkan berbagai lembaga keagamaan serta pegiat ekonomi sosial. Langkah ini diharapkan memperkuat sinergi dalam memajukan program wakaf di Cianjur dan menjadi contoh bagi daerah lain.
Pemerintah setempat berencana meluncurkan berbagai inisiatif inovatif yang mendukung pelaksanaan wakaf produktif, termasuk pelatihan manajemen wakaf dan digitalisasi donasi.
Penetapan ini sekaligus menegaskan posisi Cianjur sebagai pionir dalam pengembangan wakaf kontekstual yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat serta mendukung pembangunan daerah berkelanjutan. (dens).











