- DPPKBP3A Cianjur Raih Penghargaan Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan
- Jejak Hilman Saukani Membawa BAZNAS Cianjur Lebih Transparan dan Dipercaya
- Menabur Kepedulian, Menuai Kesiapsiagaan: Ribuan Pelajar Cianjur Ikuti Pelatihan dan Pelantikan PMR
- DPPKBP3A Cianjur Kukuhkan SD Ibu Jenab 2 sebagai Sekolah Ramah Anak
- Syukuran dan Komitmen Disbudpar Cianjur Menumbuhkan Kampung Budaya Padi Pandanwangi
- SIROJA, Ikhtiar Camat Mande Memperkuat Ketakwaan dan Kebersamaan
- DLH Cianjur Ajak Warga Bersihkan Sampah untuk Lingkungan yang Nyaman dan Sehat
- DPRD Cianjur Sepakati Perubahan APBD 2026: Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Rakyat
- Revitalisasi SMPS Karakter Daarul Arsyad: Wajah Baru Sekolah dan Bangkitkan Semangat Belajar
- BAZNAS Cianjur dan Sholat Istisqo: Dari Doa dan Sedekah Harapkan Hujan di Cianjur
Bupati Cianjur Buka Kegiatan NGAJAGI 2025

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian, saat membuka kegiatan NGAJAGI 2025, di halaman Gedung KPU Kabupaten Cianjur, Sabtu 4 Oktober 2025.
Pinusnews.id - Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, secara resmi membuka kegiatan NGAJAGI 2025 (Ngajalin Kabersamaan, Ngabina Katangguhan Siaga Bencana jeung Ngajaga Leuweung ku Jalan Nyusur jeung Kemping). Acara ini diselenggarakan oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Cianjur bekerja sama dengan Forum Silaturahmi Mahasiswa Pemuda Indonesia (Formapi) dan berlangsung di halaman Gedung KPU Kabupaten Cianjur pada Sabtu (4/10/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Wahyu menjelaskan bahwa sekitar 80 persen wilayah Cianjur termasuk daerah dengan risiko bencana tinggi, khususnya tanah longsor. Ia menegaskan,
"Sekitar 80 persen wilayah Cianjur sebenarnya kurang layak untuk pemukiman karena kondisi tanah yang labil dan rentan longsor. Bahkan, jika hujan turun selama dua jam, potensi longsor sudah muncul. Situasi ini semakin diperparah oleh adanya bangunan tanpa izin di kawasan rawan bencana," tuturnya.
Baca Lainnya :
- Pulihkan Ekosistem, Komunitas Mancing BMWC Tanam Ribuan Benih Ikan
- Satpol PP Cianjur Sambut Tahun Baru dengan Operasi Miras
- Awas Copet di Angkot Cianjur Makin Menggila
- Giat Operasi Yustisi di Kawasan Wisata Cibodas, Cianjur
- Cianjur Tingkatkan Disiplin Prokes
Bupati juga mengungkapkan bahwa potensi bencana di Cianjur cukup besar, mulai dari aktivitas gunung berapi, gempa bumi, hingga pergeseran tanah. Oleh karena itu, kegiatan seperti NGAJAGI 2025 sangat penting untuk meningkatkan kesadaran, kesiapsiagaan, dan kepedulian warga terhadap lingkungan sekitar.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Cianjur, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Muhammadiyah dan MDMC yang telah menginisiasi kegiatan ini. Insyaallah, dengan sinergi antara pemerintah, BPBD, dan MDMC, masyarakat terdampak bencana akan semakin terbantu,” imbuhnya.
Sebagai penutup, Bupati Wahyu berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan dengan tertib, menjaga kebersihan, dan memperhatikan kesehatan selama acara berlangsung.
“Kegiatan ini membutuhkan kekuatan fisik, mental, dan pikiran yang baik. Semoga bermanfaat bagi diri sendiri, masyarakat, dan Kabupaten Cianjur. Titip jagi alam, jagi Muhammadiyah, jeung jagi Kabupaten Cianjur,” tutupnya. (dens).











