- Bupati Cianjur Mutasi Pejabat Strategis Berbasis Kompetensi dan Transparansi
- Pemprov Jabar Terima Penghargaan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Terbaik
- Sekda Cianjur: Manfaatkan AI untuk Pelayanan Publik yang Lebih Baik
- Zakat BAZNAS Cianjur: Dari Pengumpulan Ramadhan hingga Kesejahteraan Warga yang Nyata
- Bupati Cianjur: Layanan NIB Gratis sebagai Katalisator Kemajuan Ekonomi Lokal
- Bupati Cianjur Didampingi Ruhli Apel Kebangsaan di SMAN 1 Sindangbarang
- Presiden Prabowo Terima Laporan Capaian Program Magang Nasional dan Pelatihan Vokasi
- Bupati Cianjur Minta Maaf Atas Gangguan Distribusi Air Bersih Akibat Banjir di Ciranjang
- Pendidikan Vokasi di Jabar Direvitalisasi Agar Sesuai Kebutuhan Industri
- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
Budi Karyawan: Tahun Depan Program Pemasangan Pipa Air Bersih, Gratis

Keterangan Gambar : Direktur Utama ((Dirut) Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur, Budi Karyawan.
Pinusnews.id - Perumdam Tirta Mukti Cianjur sudah menyiapkan program pemasangan sambungan pipa air bersih gratis tahun depan. Sasarannya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) atau keluarga tidak mampu.
Dirut Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur Budi Karyawan mengatakan, tahun depan sudah alokasikan sebanyak 5.400 sambungan pipa air bersih gratis. Salah satunya dianggarkan dari dana alokasi khusus (DAK).
“Dari DAK jumlahnya 600 sambungan dan dari investor 1.800 sambungan,” kata Budi Cianjur, belum lama berselang
Baca Lainnya :
- Masa Pandemi Corona, Ini Kepedulian Sosial Anggota Komisi XI DPR RI Ecky
- Tiga Pemotor Dikejar, Ditendang, Terjadilah Tabrakan
- Perketat Prokes, Polres Cianjur Tak Kendor Razia Masker
- Hidup 10 Tahun Berdempetan dengan Kandang Domba, Relawan Garda Manjur Kirim Bahan untuk Bangun Rumah
- Polsek Agrabinta Dorong Warga Prokes 3M
Budi menyebutkan, pemasangan sambungan pipa bersumber dari DAK khusus untuk warga atau keluarga penyintas stunting. Budi mengaku, pendataan penerima program pemasangan sambungan pipa air bersih melibatkan pihak lain agar tepat sasaran.
“Kami kerja sama dengan desa dan kelurahan, termasuk BKKBN (Dinas P2KBP3), terutama data keluarga yang memiliki penderita stunting,” pungkasnya. (dens).











