- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
- SADA JABAR, Aplikasi Baru Permudah Program Pemprov Jabar Lebih Tepat Sasaran
- 3.500 Beasiswa untuk Masa Depan: Janji Nyata Disdikpora Cianjur demi Pendidikan yang Merata
- Rembug Warga di Cidamar: Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jaga Alam, Dukung Pembangunan
Bey Machmudin Apresiasi Jambore Pelajar Teladan Bangsa, Rajin Belajar, Berbakti kepada Orang Tua
Editor: Arsila Fadwi

Keterangan Gambar : Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengapresiasi Jambore Pelajar Teladan Bangsa XII di Kota Bandung.
Pinusnews.id - Pejabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengapresiasi Jambore Pelajar Teladan Bangsa XII yang diselenggarakan Ma'arif Institute for Culture and Humanity di Kota Bandung dan sekitarnya yang berlangsung 26- 30 Desember 2023.
Jambore Pelajar Teladan Bangsa tahun ini mengambil tema 'Penguatan Peran Pelajar dalam Merawat Kebhinekaan' yang sangat pas dengan momentum untuk mengakhiri 2023 dengan manis dan mengawali 2024 dengan solid.
"Saya merasa senang teman- teman bisa belajar adaptasi dengan cepat, saya bilang sampurasun langsung dijawab rampes," ucap Bey Machmudin membuka pertemuan dengan para pelajar terpilih di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Rabu (27/12/2023).
Baca Lainnya :
- Menteri Sosial Beri Bantuan bagi Anak-anak dengan Penyakit Berat
- Tak Ada Pungutan dalam Proses Rekrutmen Tenaga Kesehatan Haji 2024
- Serahkan Sertifikat Wakaf, Presiden Jokowi: Agar Tidak Terjadi Sengketa Lahan
- STAI Al-Azhary Cianjur resmikan Sumur Bor di kampung Cibogo
- Antisipasi Lonjakan COVID-19 di Jabar, Bey Machmudin Ingatkan Prokes dan Vaksinasi
Penjabat Gubernur berharap jambore yang dilaksanakan di Jawa Barat dapat membawa pengalaman berharga bagi para pelajar. Apalagi para pelajar bisa saling berkenalan dengan peserta jambore lain dari latar belakang dan daerah yang berbeda, sehingga bisa memperkaya wawasan.
"Mungkin dari Aceh belum pernah ke Maluku nanti bisa bertukar cerita seperti apa. Inilah yang bisa memperkaya kita," katanya.
"Adik -adik, selamat mengikuti Jambore manfaatkan waktu dengan sebaik -baiknya bisa bertukar pengalaman dan yakin bahwa apa yang dikerjakan hari ini pasti berguna untuk masa depan," ucap Bey Machmudin.
Dengan terpilih menjadi peserta Jambore sudah menjadi modal yang baik untuk para pelajar. Bey pun berpesan kepada para generasi muda peserta jambore supaya belajar dengan baik demi meraih cita- cita.
Kata Bey, tak boleh lupa terus berbakti kepada orang tua. "Semoga kegiatan berlangsung lancar dan selamat sampai kembali ke tempat asal masing- masing ada juga tentunya akan ada kenangan manis dari jambore di Bandung. Semoga semakin sukses untuk masa depan dan sehat selalu," tutur Bey.
Direktur Eksekutif Ma'arif Institute Abdul Rohim Gozali menjelaskan bahwa pelajar yang terpilih mengikuti kegiatan ini berjumlah 104 dari seluruh Indonesia dari 24 provinsi di Indonesia.
"Dari Sorong sampai Aceh, perwakilan semua pulau besar ada. Sebagian sudah dua malam menginap di Lembang. Kami mengucap terima kasih banyak atas sambutan ramah tamah, harapan kami adik- adik dari seluruh Indonesia bisa dapat motivasi dari Pak (Penjabat) Gubernur," ucap Abdul Rohim Gozali.
Gozali juga menyebut bahwa jambore tahun ini selain ajang silaturahmi juga menjadi sarana untuk belajar bersama terkait kebhinekaan dan kebangsaan.
"Kita bersama komponen bangsa yang lain, bersama anak -anak muda ini berupaya terus memelihara kebhinekaan itu dengan berbagai macam kegiatan dengan Jambore Teladan Bangsa, kita pilih dari sekolah sekolah terbaik, tahun ini kita selenggarakan di Bandung," tuturnya.
"Mereka hadir di sini mengharapkan sesuatu yang bermanfaat untuk dibawa kembali ke provinsinya masing- masing untuk saling berbagi pengetahuan," pungkasnya. (Dens-Tim).











