- Aplikasi Nyari Gawe Semakin Diandalkan, Total Pelamar Kerja Capai Setengah Juta Orang
- Presiden Prabowo Sampaikan Pengarahan pada Ketua DPRD Seluruh Indonesia
- Dinas TPHP Cianjur Hadirkan Sekolah Lapang Alsintan dan Traktor untuk Produktivitas Para Petani
- BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabar Alami Musim Kemarau Lebih Kering
- Disiplin Sekolah Cianjur: Visi Tegas Ipan Sopandi dalam Larangan Motor dan HP Siswa
- Sinergi Kampus dan Desa: KKN UIN Bandung Wujudkan Pembangunan Partisipatif di Cianjur
- Metty Triantika: Gentengisasi Peluang Emas Ekonomi Lokal di Tengah Peningkatan Kualitas Hidup
- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
Berikut Sejarah Singkat Hari Pelajar Internasional yang diperingati pada 17 November
Reporter: Arsila Fadwi

Keterangan Gambar : Sejarah Singkat Hari Pelajar Internasional yang diperingati pada 17 November/ Sumber: pixelbay
pinusnews.id
Bandung- Hari Pelajar Internasional diperingati setiap tanggal 17
November untuk mengenang sejarah kelam para pelajar di Praha, Ceko.
Pada tahun 1939 tentara Nazi menangkap dan mengeksekusi
sembilan pengunjuk rasa serta mengirim lebih dari 1.200 pelajar ke kamp
konsentrasi.
Seperti peringatan hari-hari lainnya, Hari Pelajar
Internasional juga memiliki sejarah pada saat itu.
Baca Lainnya :
- Preview Grup E Piala Dunia: Bertemunya 2 Mantan Juara
- Profil Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
- Cara Memotret Milkyway Hanya Dengan Smartphone Android!
- Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, dan Kisah Perlawanannya
- 7 Fakta Menarik Tentang Angklung yang Jarang Orang Tahu
Sejarah
Hari Pelajar Internasional
Tahun 1939 terjadi peristiwa pemberontakan pelajar di Praha.
Hal tersebut terjadi karena buntut latar belakang kediktatoran Adolf Hilter.
Pada 28 Oktober 1939, pelajar Universitas Charles di Praha
mengadakan aksi unjuk rasa peringatan 21 tahun kemerdekaan Republik
Cekoslowakia. Aksi unjuk rasa tersebut ditekan keras oleh pasukan penghuni Nazi
yang mengakibatkan 15 pelajar terluka parah dan salah satu dari mereka tewas
dua minggu kemudian karena luka peluru.
Sehari sebelum melakukan prosesi pemakaman korban tewas,
tepatnya pada 15 November 1939, seluruh pelajar yang ikut berduka meminta izin
melalui pusat kota Praha. Hal tersebut menarik perhatian ribuan pelajar dan
berubah menjadi aksi melawan pasukan nazi yang masih dilawan secara brutal dan
sadis.
Dilansir dari detik.com, sejarawan menduga bahwa pemerintah
membiarkan prosesi tersebut karena mereka ingin menutup seluruh universitas di
Ceko agar hal tersebut dapat melemahkan pelajar aktivis akademik yang
memberontak.
Tidak hanya menutup universitas, 1.200 pelajar yang dikirim
ke kamp konsentrasi sedikitnya 20 orang tidak selamat dari pemenjaraan.
Sampai akhir perang universitas tetap ditutup, kecuali
Universitas Jerman di Praha.
Pada tahun 1941, yakni dua tahun setelah peristiwa tersebut,
diselenggarakan Dewan Pelajar Internasional di London, Inggris.
Dalam kesempatan ini ditetapkanlah bahwa tanggal 17 November
diperingati sebagai Hari Pelajar Internasional. Tanggal ini ditetapkan karena
merupakan tanggal eksekusi para pelajar, dan untuk memperingati peristiwa
tragis tersebut.
Peringatan ini kemudian dilihat pada tahun-tahun berikutnya
setelah Perang Dunia II dan mendapat perhatian dari Internasional Union of Students dan berbagai
organisasi lainnya.
Republik Ceko dan Slovakia sendiri secara resmi menjadikan
Hari Pelajar Internasional 17 November sebagai hari libur nasional.
Itulah sejarah singkat mengenai Hari Pelajar Internasional
yang hingga kini diperingati setiap 17 November. Hari ini diperingati sebagai
bentuk kesadaran akan hak dan kebutuhan bagi setiap pelajar untuk mencapai
pendidikan tinggi dan meningkatkan kualitas pelajar serta masyarakat dalam
skala pendidikan yang lebih luas.
Editor: Arsila Fadwi











