- Panen Bawang Merah Poktan Gemah Ripah, Bukti Nyata Dukungan DTPHP Cianjur untuk Petani
- Kepala BKPSDM Cianjur Akos Koswara: Pemuda Indonesia Patriotik, Gigih, dan Berempati
- Ketika Birokrasi Belajar Memiliki Hati: Makna Humanis Leader Award bagi Bupati Cianjur
- Disdukcapil Cianjur Percepat Layanan Digital, Warga Kini Bisa Urus Administrasi dari Rumah
- Kepemimpinan Humanis Bupati Cianjur Raih Apresiasi, DPMPTSP Sambut dengan Bangga
- DPUTR Cianjur Raih Peringkat 1 Penghargaan ASN Inspiratif, Inovatif, dan DMS
- DPUTR Cianjur Raih Peringkat 1 Penghargaan ASN Inspiratif, Inovatif, dan DMS
- BAZNAS Cianjur Raih Penghargaan, Bukti Nyata Dukungan untuk Pendidikan Diniyah
- Hadi Sutrisno: Calendar of Event Kepariwisataan Kenalkan Cianjur Kota Santri
- Dari Sampah Menjadi Peluang: DPMPTSP Cianjur Dorong Ekonomi Sirkular
Bencana Tahunan Kembali Menghantam Agrabinta, Aktivitas Warga Lumpuh Total

Keterangan Gambar : Warga yang terkena bencana banjir dievakuasi oleh TNI dan Polri.
Pinusnews.id - Hujan deras yang mengguyur wilayah Cianjur Selatan kembali menghadirkan petaka bagi warga Desa Mekarsari, Kecamatan Agrabinta. Pada Selasa, 30 September 2025, lima kampung di desa tersebut, yakni Kampung Baru, Babancong, Cikandar, Sindangsari, dan Bojongterong, terendam banjir akibat luapan Sungai Cisokan yang meluap tak terbendung. Akibatnya, aktivitas warga pun lumpuh total.
Penjabat Sementara (Pjs) Desa Mekarsari, Mulyana, mengungkapkan bahwa banjir yang berulang ini sudah menjadi bencana tahunan yang menghantui warganya. Buruknya sistem drainase ditambah derasnya aliran sungai membuat lima kampung itu seakan terjebak dalam lingkaran bencana tanpa akhir.
"Kami sudah mengusulkan program penanganan banjir ke pihak terkait, tapi sampai sekarang belum ada langkah nyata. Kalau hujan terus turun, kami khawatir banjir besar kembali melanda," ujarnya.
Baca Lainnya :
- Satpol PP Cianjur Sambut Tahun Baru dengan Operasi Miras
- Awas Copet di Angkot Cianjur Makin Menggila
- Giat Operasi Yustisi di Kawasan Wisata Cibodas, Cianjur
- Cianjur Tingkatkan Disiplin Prokes
- Giat Natur 2021, Polsek Warungkondang Dirikan Tiga Pos Pengamanan
Mulyana menyebutkan bahwa sedikitnya ada 200 Kepala Keluarga (KK) yang harus diungsikan setiap kali banjir besar datang. Namun, keterbatasan sumber daya membuat upaya evakuasi sering kali berjalan tidak maksimal.
"Ini sudah darurat. Warga kami terus hidup dalam kecemasan, takut banjir datang tiba-tiba di malam hari. Kami berharap pemerintah segera turun tangan sebelum ada korban jiwa," tegas Mulyana.
Banjir yang terus berulang ini menjadi ancaman serius bagi ribuan jiwa di Agrabinta. Tanpa penanganan cepat dan menyeluruh, lima kampung tersebut diprediksi akan terus terjebak dalam siklus bencana yang bisa membahayakan kehidupan mereka.
Selain itu, warga Desa Mekarsari berharap pemerintah dapat segera mengambil tindakan konkret untuk mengatasi masalah banjir ini dan meningkatkan keselamatan warga. (tim dens).











